Waketum GBN, Decy Violent Bersama Tim DPC Sikapi Aspirasi Petani di 13 Kecamatan di Lampung Tengah

0
496
Pembentukan pengurus PAC, Kecamatan Kabupaten Lampung Tengah yang di dampingi oleh Wakil Ketua Umum Garuda Bakti Nusantara, Decy Violent. (Humas GBN)

LAMPUNG (LINTAS PAPUA) – Pembentukan pengurus PAC, Kecamatan Kabupaten Lampung Tengah yang di dampingi oleh Wakil Ketua Umum Garuda Bakti Nusantara, Decy Violent dan menjawab aspirasi masyarakat petani-petani di 13 kecamatan yang membutuhkan ijin usaha serta ijin industri tingkat kecamatan dan desa.

Untuk itu Wàketum dan tim DPC menyerahkan ijin yang sudah terdaftar baik ijin industri dan usaha kepada petani lokal dengan harapan memberikan manfaat yang baik bagi pertumbuhan ekonomi para petani lokal, disambut dengan kehangatan bagi masyarakat di desa-desa yang mewakili ketua-ketua kelompok petani, baik petani jagung, petani Padi, petani singkong dan juga petani Porang.

Wakil Ketua Umum Garuda Bakti Nusantara, Decy Violent, saat bersama  masyarakat petani-petani di 13 kecamatan yang membutuhkan ijin usaha serta ijin industri tingkat kecamatan dan desa. (Humas GBN)

Tingginya nilai penanaman baik harga pupuk dan produk petani serta saat panen mengalami kerugian saat panen, karena harga penjualan rendah tidak sesuai dengan adanya penanaman, adapun para petani berharap pemerintah daerah dapat melihat hal ini dengan serius sehingga dapat meningkatkan hasil panen yang baik dengan harga yang wajar sesuai dengan modal yang di keluarkan. “Harapan kami ke depan dapat petani kami dapat diambil oleh Bulog Nasional untuk ketahanan pangan nasional,”  demikian harapan Wakil Ketua Umum, Garuda Bakti Nusantara.

Apakah GBN  ?

Wakil Ketua Umum GARUDA BAKTI NUSANTARA (GBN), Decy Violent, sekaligus menjelaskan, bahwa kehadiran dirinya ingin berkarya bersama – sama dan melakukan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Dikatakan,  terbentuknya Perkumpulan GARUDA BAKTI NUSANTARA dimaksudkan sebagai wadah berhimpunnya para pegiat sosial ditengah masyarakat Indonesia, sehingga jelas memiliki tujuanmewujudkan sinergitas antara Masyarakat dengan pemerintah maupun dengan aparat penegak Hukum, yang harmonis, dinamis dan etika berbudaya, sehingga terciptanya lingkungan yang damai dan sejahtera.

“GBN Juga sebagai Rumah Aspirasi rakyat Indonesia juga sebagai wadah perhimpunan dan berinteraksi para pegiat sosial lainnya serta as3. Ikut serta Menumbuh-Kembangkan Sumber Daya Manusia (SDM)  Dan Menggali Potensi Sumber Daya Alam (SDA)   untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia pada umumnya,” tutur Perempuan Papua asal Kampung Ormu, Kabupaten Jayapura ini. (Humas GBN)


 

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here