Bupati Piter Gusbager Dukung Perdhaki Terus Layani Warga Keerom

0
535
Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP bersama Ketua Perdhaki Keerom, Krispinus Bidi, dan pengurus melakukan foto bareng usai kegiatan audiensi di Ruang Kerja Bupati Keerom, Selasa (23/3/2021). (Arief/lintaspapua.com)

Dalam Audiensi, Perdhaki Diharap Lebarkan Layanan Kesehatan Lain Selain Malaria.

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia atau Perdhaki dalam kiprahnya di Kabupaten Keerom ternyata telah memasuki periode kedua. Mengingat pentingnya Perdhaki dalam kiprahnya untuk penanganan malaria di Keerom, maka Bupati Keerom, Piter Gusbager SHut, MUP, mengemukakan dukungannya agar Perdhaki terus berkarya di Keerom dan melayani masyarakat Keerom.

Hal ini terungkap dalam auidensi antara Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, dengan pengurus Perdhaki Kabupaten Keerom yang dipimpin ketuanya, Krispinus Bidi SV, yang dilaksanakan pada Selasa (23/3/2021) di ruang kerja Bupati Keerom, Jl. Transpapua Arso, Kab. Keerom.

Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, dengan pengurus Perdhaki Kabupaten Keerom yang dipimpin ketuanya, Krispinus Bidi SV, yang dilaksanakan pada Selasa (23/3/2021) di ruang kerja Bupati Keerom, Jl. Transpapua Arso, Kab. Keerom. (Arief/lintaspapua.com)

Usai pertemuan, Bupati Keerom, kepada media mengemukakan bahwa ia menyampaikan dukungan penuh kepada Perdhaki dalam menjalankan kiprahnya di Kabupaten Keerom yang tahun ini memasuki periode kedua Perdhaki berkiprah di Keerom.

‘’Saya sambut gembira dan menyampaikan terimakasih karena Perdhaki adalah organisasi non pemerintah yang didukung oleh Global Fund tentunya ini organisasi kemasyarakatan khusus untuk pelayananan kesehatan terutama saat ini khusus untuk eleminasi malaria. Apa yang dilakukan Perdhaki ini sangat membantu pemerintah,’’ujarnya.

Karena, menurutnya, bahwa sekalipun hari ini ditengah pandemic Covid-19, ternyata kita tak boleh melupakan penyakit malaria. Karena malaria adalah endemic penyakit native Papua dan native tropical yang tak akan mudah ditangani.

‘’Karena itu pemerintah sendirian tak akan cukup tangani malaria, kita butuh dukungan semua pihak,  termasuk Perdhaki. Dan ini juga sesuai visi-misi kami juga telah tercantum dalam RPJMD baik jangka menengah maupun jangka panjang, ada program pemberantasan Malaria. Maka saya harap ini menjadi kontribusi kita bersama antara Perdhaki dan Dinkes Keerom,’’ujarnya.

Bupati juga mengemukakan akan mendukung setiap kegiatan dan program yang selaras dengan visi dan misi Keerom. ‘’Kami telah mendukung mereka sejak masih Wakil Bupati dan ini akan terus kita dukung terhadap apa yang mereka lakukan untuk rakyat Keerom,’’pungkasnya.

Ketua Perdhaki Keerom, Krispinus Bidi SV. (Arief/lintaspapua.com)

Sementara itu, Ketua Perdhaki Keerom, Krispinus Bidi SV, mengemukakan bahwa Perdhaki telah hadir dan berkiprah di Keerom pada periode pertama tahun 2018—2020, dan kini memasuki periode kedua tahun 2021-2023, pihaknya melakukan audiensi dan meminta dukungan Bupati Keerom agar Perdhaki terus ebrkiprah bagi masyarakat Keerom seperti yang telah dilakukan selama ini dalam hal pemberantasan penyakit malaria.

‘’Sejak tahun 2018 kami telah bekerjasama dengan Dinkes mulai dari tingkat kampung UKBM beerbasis kampung mulai dari Nakes dan kader kegiatan dilakukan dengan penemuan kasus malaria serta kunjungan langsung ke rumah-rumah menemui masyarakat untuk pemeriksaaan dan pengobatan malaria,’’ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Keerom sebagai daerah dengan angka API yang cukup tinggi maka pihaknya meminta dukungan semua pihak terutama Pemkab untuk menurunkan angka API di Keerom. ‘’Kami sampaikan terimakasih kepada bupati yang menyambut kami dan mendukung penuh, apa yang akan kami lakukan di periode kedua ini, termasuk tadi Bupati harapkan agar perdhaki tak hanya berkiprah soal isu lain seperti Covid, Narkoba, dll,’’pungkasnya. (ariefnugroho/lintaspapua.com)


 

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here