Kemenparekraf  Dukung  Program Staf Khusus Presiden RI,  Billy Mambrasar dalam Membangun Pusat Belajar Informal Pariwisata di Papua

0
187

JAKARTA (LINTAS PAPUA) –  Salah satu dari empat program Staf Khusus Presiden RI Billy Mambrasar dalam membantu pemerintah sesuai dengan Inpres nomor 9 tahun 2020 tentang percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua dan Papua Barat adalah program Kerjasama Staf Khusus Presiden RI Billy Mambrasar dan Kemenparekraf melalui sinergi pembangunan Informal Learning Center (ILC). Dari pusat-pusat belajar tersebut, 10 pusat belajar akan difokuskan untuk pembelajaran pariwisata. Pemilihan 10 titik ini didasarkan karena 10 kawasan tersebut merupakan kawasan strategis pariwisata.

“Problem saat ini adalah Papua tidak memiliki daya tarik sebesar pulau lain seperti Jawa, dan saat ini kita ingin membangun infrastruktur seperti sekolah dan sebagainya, melaksanakan juga program pembangunan di Papua dan Papua Barat, pengembangan pusat usaha berbentuk informal untuk melakukan pemulihan dan wawasan pariwisata, mengembangkan pendidikan non formal melalui Yayasan Kitong Bisa untuk wawasan investasi pariwisata”, ujar Billy Mambrasar, Staf Khusus Presiden RI yang merupakan putra Papua.

Pembangunan pusat belajar ini bertujuan untuk menunjang persiapan putra/i Papua dalam rangka meningkatkan edukasi pariwisata yang dipersembahkan oleh Staf Khusus Presiden RI Billy Mambrasar yang bekerjasama dengan Kemenparekaf dalam rangka pemulihan ekonomi nasional pasca Covid-19 dan untuk mendukung tumbuh kembang pariwisata di Timur Indonesia.

Dalam webinar kerjasama BKPM RI dan Papua Muda Inspiratif tersebut, Billy Mambrasar juga menambahkan bahwa Papua saat ini sangat siap dan memiliki generasi emas. “Milenial Papua sudah mulai berbisnis dengan inisiatif mereka sendiri, mulai dari pengetahuan pariwisata dan pakaian diving.”

Putra daerah asal Papua ini juga menambahkan bahwa dalam memanfaatkan kesiapsediaan milenial saat ini, pemerintah khususnya pemerintah daerah harus turun tangan dan memaksimalkan support yang diberikan ke milenial agar milenial berani untuk terus berjuang. “Dukungan yang sudah diberikan luar biasa oleh pemerintah pusat dalam berbagai program harus terus disambut baik oleh pemerintah daerah untuk memaksimalkan potensi milenial.”

Membangun skill pariwisata tentunya membutuhkan skill entrepreneurship. Oleh karena itu, program kerjasama ini ditujukan untuk membangun dan membentuk milenial Papua agar mendapatkan wadah investasi.

Adapun sebelumnya Staf Khusus Presiden RI Billy Mambrasar telah menyepakati kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk membentuk pusat belajar informal tersebut. Selain program ini, ada juga 3 program lain yang sedang dikerjakan, yaitu: Petani Milenial, Papua Youth Creative Hub, dan Manajemen Talenta Papua. (***)


 

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here