Bupati Piter Gusbager Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Baitul Maqdis

0
325

Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, saat melakukan peletakan batu pertama Masjid Baitul Maqdis, Kampung Saefen 42, Distrik Skanto, pada Jumat (13/3/2021). (Arief/lintaspapua.com)

 

Ia Minta Umat Muslim Hidup Rukun dan Damai Dengan Seluruh Pemeluk Agama Lain

KEEROM  (LINTAS PAPUA) – Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Maqdis Di Kampung Saefen 42 Distrik Skanto pada Jumat (12/3/21). Pada kesempatan tersebut, Bupati didampingi Wakil Ketua I DPRD Keerom, H. Syahabuddin SP, MSi dan Kepala Kantor Kementrian Agama Keerom, Karel F. Mambay SE, MPdK.

Pada kesempatan ini, Bupati menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp. 10. 000.000,00 (sepuluh juta rupiah)  kepada Panitia Pembangunan Masdjid Baitul Maqdis. Sementara Kepala Kantor Kementrian Agama Keerom memberi bantuan semen sebanyak 50 zak.

Dalam Sambutannya, Bupati mengemukakan bahwa selaku Kepala Pemerintahan Kabupaten Keerom, ia terus berkomitmen untuk memberikan bantuan dan dukungan yang diperlukan bagi seluruh umat yang ada di Kabupaten Keerom .

‘’Kehadiran saya disini bukan hal yang luar biasa, ini perintah Allah bahwa supaya saya harus hadir disini untuk membantu dan mendukung pembangunan masjid disini. Bupati sebagai Pembina keagamaan di Keerom memiliki kewajiban untuk membina dan mendukung semua umat beragama di Kabupaten Keerom, dari semua agama, tak peduli apa pun pandangan politik yang berbeda di saat Pilkada kemarin, saya hadir karena saya adalah pemimpin bagi semua rakyat keerom,’’ujarnya.

Selain itu, Bupati juga meminta kepada umat muslim yang ada di Kampung Saefen 42 untuk hidup rukun dan membawa kedamaian serta kesejukan bagi sesama anak bangsa yang ada di Kabupaten teerom Tanpa memandang perbedaan .

Sementara itu Ketua Panitia Pembangunan Masjid, Jumail, mengemukakan bahwa pembangunan masjid Baityul Maqdis perlu untuk dilakukan karena jumlah jamaah masjid yang telah cukup banyak sehingga melebihi kapasitas dari masjid.

‘’Seringkali masjid harus menggunakan tenda jika ada kegiatan, maka kita putuskan untuk membangun masjid yang lebih baik kapasitasnya. Bangunan masjid sudah ada contoh digambar sebelah ini, dan biaya yang diperlukan untuk pembangunan diperkirakan membutuhkan dana sebesar Rp. 3 miliar. Kita berharap dukungan umat islam dan donatur lain untuk menyelesaikan pembangunannya,’’ungkapnya.

Sedangkan mewakili Kepala Kampung Saefen 42, Murhan, SE yang juga anggota DPRD Keerom, menyampaikan terimakasih atas dukungan Bupati Keerom yang mau hadir untuk meletakkan batu pertama bagi pembangunan Masjid Baitul Maqdis. (ariefnugroho/lintaspapua.com)


 

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here