JANGAN MENJADI PENCINTA UANG !

0
770
Ilustrasi Uang Seratus Ribu Rupiah (istimewa)

Bacaan Setahun:
Imamat 13
Matius 28
Mazmur  67

JANGAN MENJADI PENCINTA UANG !

“Orang-orang Farisi, yang adalah pencinta uang, mendengar hal ini dan mengejek Yesus.” Lukas 16:14 (AYT)

Orang Farisi dan Saduki adalah kelompok yang berkuasa atau memiliki pengaruh di Israel pada jaman Yesus saat itu. Orang Farisi adalah pemimpin spiritual Yahudi yang berkembang pada masa Bait Allah yang ke 2, sekitar abad ke 2 Sebelum Masehi (SM). Mereka adalah kelompok yang menganggap diri mereka sebagai kaum beragama yang saleh. Mereka ini biasanya memisahkan diri dari orang biasa.

Jadi orang Farisi bukanlah orang biasa namun mereka adalah para rohaniawan yang terbiasa berkecimpung dalam dunia rohani dan mereka dianggap sebagai orang-orang hebat yang tinggi rohaninya oleh orang Yahudi. Anehnya orang-orang seperti ini yang paling dikecam oleh Tuhan Yesus dan dampaknya mereka menjadi marah dan akhirnya merekalah yang kelak menyalibkan Tuhan Yesus.


Apabila kekudusan dicampuradukkan dengan kecintaan akan uang maka akibatnya akan sangat berbahaya. Dari pernyataan ayat ini jelas dikatakan bahwa orang-orang Farisi adalah pencinta uang. Uang menjadi tuan mereka, uang menjadi pengendali mereka, dan uang menjadi sesembahan mereka. Dan uang telah membutakan mata mereka untuk melihat fakta dan kebenaran bahwa Yesus adalah Sang Mesias yang dijanjikan dan telah dinubuatkan oleh para nabi.

Prinsip yang sama juga terjadi pada zaman sekarang kalau kita yang disebut orang Kristen dan dipanggil menjadi anak-anak Allah namun apabila hati kita dipenuhi dengan kecintaan akan uang dampaknya juga sama dengan orang-orang Farisi.

Kebenaran menjadi tertutup, hati nurani menjadi tumpul, belas kasihan tidak muncul dalam hidup kita, namun yang ada adalah ketamakan, keliaran hidup, dan hedonisme menguasai hidup kita. Ibadah jalan terus namun maksiat juga lebih ngebut.

Dan cinta uang itu adalah akar dari segala kejahatan. Satu-satunya cara supaya kita tidak mencintai uang adalah dengan mencintai Tuhan sebab hati yang dipenuhi dengan cinta kepada Tuhan tidak akan memberikan ruang sekecil apapun terhadap kecintaan akan uang.

Putuskan sekarang juga dengan kekasihmu, yaitu uang. Jangan biarkan dirimu dikendalikan olehnya. Sebaliknya kendalikanlah uang untuk memuliakan Bapa di sorga. Bantulah pelayanan para hamba Tuhan. Sokonglah kehidupan para janda yang benar-benar miskin. Anda setuju? (DH)

Questions:
1. Menurut Anda apakah uang itu jahat? Bagaimana cara Anda mengendalikannya.
2. Apa yang dimaksud dengan menjadi hamba uang?

Values:
Satu-satunya cara supaya kita tidak mencintai uang adalah dengan mencintai Tuhan.

*Mencintai Tuhan sekaligus uang tidak mungkin terjadi. *
“Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.” __ Yohanes 14.27

Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa hidup akan selalu mulus2 saja perjalanannya; atau kita akan selalu bahagia dan tidak pernah merasakan kesedihan. Kejatuhan manusia ke dalam dosa menyebabkan berbagai penderitaan yang harus kita alami selama hidup di dunia ini.

Namun Ia mwnjanjikan penghiburan, kedamaian, kekuatan, dan juga penyertaanNya untuk melewati semua itu. Jangan gelisah dan gentar, sebab Ia bersama kita. (***)


 

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here