Percayalah Kepada TUHAN dan Lakukanlah Yang Baik :

0
501
Patung Tuhan Yesus di Danau Sentani. Inilah posisi asli Patung Yesus sebelum rubuh atau jatuh. - (Foto Facebook Marianti VJ Wally )

🇰 🇮 🇳 🇬 ‘🇸 🇸 🇼 🇴 🇷 🇩
Kamis 4 Maret 2021

Bacaan Setahun:
Imamat  7
Mazmur 116
Matius 23

HIDUP MENURUT ATURAN

“Milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari Ia melawat mereka.” 1 Petrus 2:12

Setiap negara dan bangsa selalu mempunyai aturan untuk dipatuhi sebagai tuntunan dalam hidup berbangsa dan bernegara. Demikian pula Indonesia, ada aturan yang menjadi tuntunan dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat.

Pepatah mengatakan ”Adat sepanjang jalan, cupak sepanjang betung” artinya setiap perbuatan ada aturannya sendiri. Setiap negeri mempunyai kebiasaannya (aturannya) sendiri, jangan memaksakan aturan kita kepada orang/negeri lain atau orang tertentu.

Firman Tuhan mengajar anak-anak-Nya untuk hidup tertib, sebab Allah yang kita sembah dalam nama Tuhan Yesus Kristus adalah sangat tertib. Oleh sebab itu, Tuhan tidak menginginkan anak-Nya hidup dengan sembarangan, tidak senonoh dan ceroboh.

Petrus menasihatkan dalam ayat penuntun hari ini untuk memiliki cara hidup yang baik, supaya orang lain dapat melihat perbuatan-perbuatan yang baik dan memuliakan Allah.

Dalam zaman sekarang yang jahat ini, banyak ‘roh-roh pemfitnah’ bergentayangan di mana-mana mencari mangsa. Tapi walaupun demikian, jika kita memiliki cara hidup yang baik dan benar di hadapan Allah, pemfitnah tidak berdaya, sebab mereka tidak akan pernah mendapati perbuatan salah kita.

Karena itu sudah selayaknya kita umat Allah tunduk kepada setiap pengajaran yang benar, yang diajarkan oleh Kristus kepada kita. Setiap firman Allah yang tercantum dalam Alkitab, mutlak harus ditaati agar kita selamat di dunia sampai kepada hidup yang kekal bersama Tuhan kita, Yesus Kristus.

Alkitab berkata, ”Tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia, baik kepada raja sebagai pemegang kekuasaan yang tertinggi, maupun kepada wali-wali yang diutusnya untuk menghukum orang-orang yang berbuat jahat dan menghormati orang-orang yang berbuat baik.” (1 Petrus 2:13-14) Banyak orang Kristen terperosok ke dalam suatu masalah yang tidak diinginkan, karena mereka tidak hidup sesuai perintah Tuhan.

Kalau kita sudah berlaku benar dan berbuat baik, maka penghulu-penghulu di udara (kuasa kegelapan) tak mampu menjatuhkan kita. Pola hidup yang baik dan tertib adalah kehendak Allah, agar kita dapat menang melawan kuasa gelap. Dalam 1 Petrus 2:15 dikatakan, ”Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang yang bodoh.”

Marilah hidup sesuai dengan aturan, jangan seenaknya sendiri, supaya kita tidak menjadi bodoh dan picik. Anda setuju? (AU)

Questions :
1. Apakah anda termasuk orang yang tertib dan hidup menurut aturan? Jelaskan.
2. Menurut anda, apakah hidup menurut aturan pemerintah setempat adalah kehendak Allah? Jelaskan.

Values :
Setiap firman Allah yang tercantum dalam Alkitab, mutlak harus ditaati agar kita selamat di dunia sampai kepada hidup yang kekal bersama Tuhan kita, Yesus Kristus.

Ketaatan kita terhadap peraturan bukan karena takut hukuman, melainkan karena ada Roh Allah yang ada di dalam diri kita yang harus dihormati.
“Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia”
__ Mazmur 37.3

Manusia selalu mencari kepastian, karena tanpa kepastian seakan hidup menjadi menakutkan karena segala sesuatu serba tidak jelas. Tidak ada pegangan yang dapat membuat kita merasa tenang.

Ditengah ketidakpastian masa pandemi ini, yang dapat kita lakukan adalah percaya kepada Tuhan dan melakukan kebaikan. Dua hal ini merupakan komitmen yang dapat kita lakukan dalam proses belajar bergantung sepenuhnya kepada Tuhan. Sebab hanya di dalam Dia sajalah ada harapan dan sukacita.

Memang tidak semudah yang dibayangkan karena prinsip2 Tuhan seringkali berbeda dengan prinsip kita sebagai manusia. Namun ketika kita setia, Dia adalah Allah yang setia. Ia akan membuktikan kepada kita bahwa tangan kananNya selalu memegang kita. (***)


_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here