Setelah Road Show Di 14 Kampung, DPMK Kota Jayapura Lakukan Pembahasan APBKamp

0
83

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Dinas Pemerintah Masyarakat Kampung (DPMK) kota Jayapura melakukan Pembahasan dan penyusunan Anggaran Belanja Pemerintah Kampung (APBKamp) dan pengimputan aplikasi siskeudes versi 2.0.3 pada 14 kampung kota Jayapura tahun 2021, di Hotel Horison Entrop, Rabu (3/3/2021).

Seperti diketahui, pembahasan APBKamp dilakukan setelah DPMK kota Jayapura melakukan road show selama dua minggu untuk melihat penyusunan program pembangunan di 14 Kampung.

Kepala DPMK kota Jayapura, Jacobus Itaar, mengatakan sesuai instruksi wali kota Benhur Tomi mano bahwa pembangunan di Kampung segera berjalan maka, diharapkan pembahasan APBKamp dapat diselesaikan dalam satu dokumen untuk pegangan di 14 Kampung.

“Kita harapkan dari penyusunan APBKamp segera rampung sehingga pada bulan ini kegiatan pembangunan di Kampung sudah bisa berjalan,” kata Jacobus Itar di sela-sela kegiatan, Rabu.

Dirinya menjelaskan, ada beberapa program prioritas yang ditekankan dalam penyusunan APBKam yakni penggunaan dana desa sebesar 8 persen akan dipakai untuk penanganan Covid-19 sebagaiman tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 222, Permendes nomor 13 dan Permendagri nomor 8.

“Yang kedua penyaluran Bantuan langsung tunai (BLT) pada penerima manfaat kemudian program prioritas lainnya adalah padat karya tunai Desa (Kampung)” ujarnya.

Program padat karya tunai Desa, kata Itaar, bagaimana kepala kampung melibatkan seluruh masyarakat untuk berpartisipasi, terlibat dalam pembangunan sehingga dapat membiyai kebutuhan primer untuk bertahan dalam kondisi perekonomian yang belum stabil akibat pandemi Covid-19.

“Dengan padat karya dapat membuat masyarakat bisa mandiri, bertahan dalam kondisi ekonomi di Kampung. Padat karya ini harus kita dorong, dan ini instruksi dari Presiden melalui PMK,” jelasnya

Selain itu, sambung Itaar, terkait masalah stunting. Menurutnya, meskipun stunting di kota Jayapura mengalami penurunan tetapi ini menjadi program prioritas tujuannya adalah supaya generasi anak Papua kedepan sehat dan pintar.

“Ini harapan yang akan dilihat dalam agenda ini, sehingga ketika dalam pekerjaan selalu berjalan sesuai aturan atau regulasi yang ada. Sehingga jika pembangunan di Kampung bulan Maret ini sudah berjalan maka, wali kota bisa menyerahkan BLT kepada masyarakat di 14 Kampung,” tandas Itaar.

Dalam sambutan wali kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, yang disampaikan Asisten II, Nurjainuddin Konu, mengatakan penyusunan Anggaran Belanja Pemerintah Kampung (APBKamp) sangat penting untuk mengetahui cara penyusunan laporan dalam rangka pelaksanaan penyelengaraan pemerintahan pelayanan.

“Kegiatan ini bertujan untuk memberikan bekal bagi perangkat pemerintahan Kampung untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi sesuai ketentuan yang berlaku.

Pihaknya berharap, seluruh kampung diberdayakan agar supaya menjadi kuat, maju mandiri dan demokratif.

“Dengan demikian keberhasilan pembangunan tingkat Kampung dapat menjadikan landasan yang kokoh dalam melaksanakan roda pemerintahan menuju masyarakat yang adil dan makmur, khsusnya di 14 Kampung di kota Jayapura,” pungkas Konu.

Sekedar untuk diketahui kegiatan Pembahasan dan penyusunan Anggaran Belanja Pemerintah Kampung (APBKamp) dihadiri seluruh kepala Pemerintahan 14 Kampung di kota Jayapura, Sekretaris, Bendahara dan operasi siskeudes. (Gracio/lintaspapua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here