Kasda Segera Cairkan Pembayaran Pembangunan MCK Komunal

0
515
 Kadinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Keerom, Jufri Taweatubun, SE, MM. (Arief/lintaspapua.com)

Jufri Taweatubun : Paling Lambat 2 Hari KSM Sebagai Pelaksana Terima Pembayaran

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Harapan para pelaksana pembangunan MCK Komunal bersumber dana DAK tahun 2020 di Kabupaten Keerom untuk segera menerima pembayaran bakal terwujud. Setidaknya dalam dua hari ini akan ada pembayaran langsung ke rekening-rekening KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) yang ada di 10 kampung yang belum terbayar.

Pekerjaan pembuatan MCK Komunal di Keerom terdiri dari beberapa jenis kesemuanya bersumber dari DAK tahun 2020. Yaitu sebanyak 50 unit MCK bersumber dari DAK penugasan, sebanyak 18 unit MCK bersumber DAK regular dan 19 MCK DAK Afirmasi. (Arief/lintaspapua.com)

Kepada Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Keerom, sebagai OPD teknis yang bertanggungjawab atas kegiatan ini, Kadinasnya, Jufri Taweatubun, SE, MM, mengemukakan bahwa pihaknya baru bertemu Kepala BPKAD Kabupaten Keerom, Triswanda Indra, dan membahas hal tersebut.

‘’Saya baru bertemu dengan Kepala BPKAD, Alhamdulillah, disampaikan bahwa untuk pembayaran kegiatan pembangunan MCK Komunal akan segera dilakukan. Karena SP2D telah ada dan hari ini juga disampaikan ke kas daerah agar segera dilakukan pembayaran,’’ungkapnya kepada wartawan, Senin (1/3/2021).

 

Dengan adanya SP2D yang telah memerintahkan Kasda untuk pembayaran kepada pelaksana kegiatan yaitu KSM, maka diharapkan pembayaran akan dilaksanakan paling tidak hari ini atau besok.

‘’Kita harapkan akan segera ada pembayaran untuk 10 KSM yang ada pada satu atau dua hari ini. Uang pembayaran yang menjadi hak mereka akan segera langsung ditransfer ke rekening KSM masing-masing kampung. Tidak melalui kami samasekali,’’ujarnya.

Untuk itu kepada para pekerja atau tukang, atau masyarakat yang ikut bekerja pada pekerjaan pembuatan MCK komunal termasuk pihak yang mendapat pesanan bahan bangunan, papan nama graffier dan lain sebagainya.

‘’Semuanya nanti dibayarkan melalui rekening KSM, maka pihak yang belum mendapat pembayaran bisa berhubungan dengan KSM-KSM tadi, ada 10 KSM yang belum terima pembayaran dari 14 yang ada,’’ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya sejumlah KSM dan pekerja sempat mempertanyakan kenapa pembayaran pekerjaan mereka untuk pembuatan MCK Komunal tahun 2020 belum dilaksanakan. Padahal pekerjaan pembuatan MCK sudah diselesaikan 100 persen.

Pekerjaan pembuatan MCK Komunal di Keerom terdiri dari beberapa jenis kesemuanya bersumber dari DAK tahun 2020. Yaitu sebanyak 50 unit MCK bersumber dari DAK penugasan, sebanyak 18 unit MCK bersumber DAK regular dan 19 MCK DAK Afirmasi. Total keseluruhan sanitasi MCK yang dibangun sebanyak 87 unit dengan total dana sebesar Rp.9.086.641.000,- dan baru cair dari kasda sebanyak 50 persen. Rata-rata nilai satu kopel MCK dalam kisaran Rp.100 juta (tergantung lokasi dan spesifikasi). (arief/lintaspapua.com)


 

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here