Pemimpin Baru di Keerom, Besok Pelantikan Bupati Piter Gusbager dan Wabup Wahfir Kosasih Secara Virtual

0
636
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Keerom Periode 2020—2024, Piter Gusbager, SHut, MUP dan Drs. H. Wahfir Kosasih, SH, MH, MSi. (Arief /lintaspapua.com)

Pelantikan di Gedung Negara, Para Pihak dan Masyarakat Diminta Mengikuti Secara Daring

Daniel P. Pasanda : Ini upaya untuk hindari terjadinya cluster baru penyebaran covid.

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Masyarakat Papua dan Keerom khususnya yang sedang menantikan kabar pelantikan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Keerom periode 2021–2024 saat ini boleh bergembira, pasalnya Jumat besok (26/2/2021) dipastikan akan dilakukan pelantikan secara virtual di Gedung Negara Pemprov Papua.

Asisten I Setda Keerom, Daniel P. Pasanda, AP, Msi, saat diwawancara di ruang kerjanya. (Arief/lintaspapua.com)

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Keerom, Daniel P. Pasanda, AP, MSi, mengemukakan bahwa berdasarkan surat Mendagri no. 131/966/OTDA tertanggal 15 februari 2021 perihal pelantikan Bupati/Wabup dan Walikota/Wakil Walikota akan dilakukan melalui media teleconference dan/atau video conference.

Hal ini diperkuat dengan SE Gubernur Papua nomor 440/1877/SET tanggal 17 Feb 2021 tentang penegakkan disiplin protokol kesehatan masyarakat di Provinsi Papua, serta surat Gubernur Papua nomor T-005/2153/SET tertanggal 23 Februari 2021 tentang pemberitahuan pelaksanaan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Keerom.

‘’Dengan dasar yang tersebut tadi, maka kami dengan ini menyampaikan hal-hal sebagai berikut. Pertama, bahwa pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Keerom akan dilaksanakan pada hari Jumat (26/2/21) bertempat di Gedung Negara Dok V Kota Jayapura pada pukul 14.00 WIT,’’ujarnya kepada wartawan, Kamis (25/2/21) di ruang kerjanya.

Piter Gusbager dan Wahfir Kosasih bersama istri. (Arief/LPC)

Kedua, pelantikan Bupati dan Wakil Bupati dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. Ketiga, Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang akan dilantik diminta hadir  di tempat pelantikan bersama istri.

‘’Sedangkan para pejabat Forkompinda, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Keerom, simpatisan dan masyarakat Kabupaten Keerom yang hendak mengikuti kegiatan pelantikan tersebut bisa melalui media daring yang telah disediakan,’’lanjutnya.

Adapun media daring yang dimaksud adalah. 1. Video Conference Zoom Meeting ID 886 1277 2222 pascode 582228. 2. Melalui siaran langsung TVRI Papua. 3. Siaran langsung RRI Pro I Jayapura, 4. Siaran langsung FB Pemkab Keerom dgn alamat http://www.facebook.com/humasprotokoler.kabkeerom.3, 5. Kanal Youtube Pemkab Keerom dengan alamat Humas Chanel Kab. Keerom.

‘’Kami sangat berharap masyarakat mematuhi hal ini karena ini terkait dengan upaya pencegahan covid di Indonesia, Papua dan Keerom yang saat ini masih dalam masa pandemi dan juga pemerintah saat ini tengah menerapkan protokol kesehatan skala mikro atau PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) yang tentunya juga berlaku diseluruh Indonesia termasuk Keerom,’’ujarnya.

Untuk itu ia berharap masyarakat dan para pihak memahami hal ini dan mengikuti atau mematuhi ketentuan yang disampaikan oleh pemerintah tersebut. Ia juga menyebut bilamana dalam hal penegakan aturan-aturan tersebut ada potensi pelanggaran maka akan ada upaya untuk penegakan aturan tersebut dari instrumen pemerintah yang ada.

‘’Bilamana ada aktivitas masyarakat yang dinilai melanggar atau berpotensi melanggar tentunya akan dilakukan langkah persuasif, kalau memang nantinya dalam pelaksanaan belum dapat diterima sepenuhnya maka akan ada upaya-upaya penegakan tentunya sesuai ketentuan yuang berlaku,’’lanjutnya.

Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Piter Gusbager SHut, MUP dan Drs. Wahfir Kosasih, SH, MH, MSi, saat hadir di acara rapat pleno penetapan yang digelar KPU Keerom, Sabtu (23/1/2021). (Arief/LPC)

Sekali lagi, ia berharap agar masyarakat dan para pihak menyadari hal tersebut, karena upaya yang dilakukan pemerintah untuk melakukan pelantikan secara virtual atau daring ini adalah upaya untuk menghindari terjadinya kerumunan massa yang dikhawatirkan akan menjadi potensi cluster baru penyebaran covid.

‘’Ini yang menjadi perhatian kita dan bersama-sama kita berusaha mencegahnya,’’pungkasnya. (ariefnugroho/lintaspapua.com)


 

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here