Seorang Pemuda di Dosay Ditangkap Polisi Karena Menanam Ganja

0
311

Kapolres Jayapura AKBP Dr. Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, M.Si, didampingi Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro, Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri, Kasat Narkoba Ipda Neovaldo Sitinjak, S.Tr.K, dan Kasubbag Humas Iptu Iwan, ketika menggelar press release di Halaman Mapolres Jayapura, Doyo Baru, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura, Kamis (18/1/2021). (Irfan/lintaspapua.com)

SENTANI (LINTAS PAPUA)  – Seorang pemuda berinisial EMK (22) dibekuk Satuan Narkoba Polres Jayapura, Papua atas dugaan kepemilikan ladang ganja seluas kurang lebih 30 meter persegi. Pemuda pengangguran ini menanam ganja di ladang miliknya yang berjarak kurang lebih 2,5 kilometer dari jalan raya.

Hal itu ditegaskan Kapolres Jayapura AKBP Dr. Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, M.Si, didampingi Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro, Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri, Kasat Narkoba Ipda Neovaldo Sitinjak, S.Tr.K, dan Kasubbag Humas Iptu Iwan, ketika menggelar press conference di Halaman Mapolres Jayapura, Doyo Baru, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura, Kamis (18/2/2021).

“Jadi pelaku EMK ini menanam ganja itu di ladang miliknya yang berjarak kurang lebih sekitar 2,5 kilometer dari jalan raya. Tanaman ganja yang jaraknya jauh dari jalan raya itu juga pelaku nilai lebih terlihat aman agar tidak terendus oleh polisi. Tapi, setelah kita mendapatkan informasi atas hal itu, kemudian kita langsung lakukan penyelidikan dan penangkapan,” kata AKBP Dr. Victor Mackbon.

Seorang pemuda ini ditangkap pada Rabu (17/2/2021) siang sekira pukul 14.00 WIT, di Kampung Dosay, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura. Lokasi penanaman ganja itu berjarak 2,5 kilometer dari jalan raya yang berada di Kampung Dosay, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura.
“Berawal dari informasi yang diperoleh tim gabungan Satuan Reserse Narkoba yang dipimpin Kasat Narkoba Ipda Neovaldo Sitinjak, S.Tr.K, dan Polsek Sentani Barat yang dipimpin Kapolsek Iptu Muhammad Lalang, SE, berhasil mendapati ladang ganja seluas kurang lebih 30 meter persegi dan juga berhasil menangkap pelaku EMK (22), yang berada di Kampung Dosay, Distrik Sentani Barat,” ujarnya.

Pohon-pohon ganja itu telah berusia sekitar satu bulan. Pelaku EMK mengakui menanam ganja itu sejak Januari 2021 lalu.

“Ini pengakuan tersangka kepada anggota penyidik. Motifnya untuk kebutuhan pribadi pelaku dan sejak awal Januari tahun 2021 ini. Dari bibit yang diperoleh, kemudian ditanami oleh para pelaku,” katanya.

Selain menetapkan pelaku EMK sebagau tersangka. Polisi juga mengamankan 30 batang pohon ganja berukuran kurang lebih tinggi 30 centimeter, kemudian 17 batang pohon ganja berukuran kurang lebih tinggi 50 centimeter, 7 batang pohon ganja berukuran kurang lebih tinggi 70 centimeter, 6 batang pohon ganja berukuran kurang lebih tinggi 100 centimeter, 8 batang pohon ganja berukuran kurang lebih tinggi 150 centimeter dan tiga batang pohon ganja berukuran kurang lebih tinggi 200 centimeter.

“Selain tanaman ganja, kami juga mengamankan 1 bungkus plastik bening ukuran kecil yang diduga berisikan Narkotika, 1 buah piring aluminium yang dijadikan tempat penyimpanan biji dari tanaman ganja, 1 buah polibag berwarna hitam yang berisikan tanah (Koker), 1 buah celana pendek kain motif batik dan 1 buah HP merk Samsung Galaxy A10 warna,” beber mantan Kapolres Mimika ini.

“Jadi tim berhasil mengamankan barang bukti tanaman ganja yang tingginya kurang lebih 1 hingga 1,5 meter, dengan rincian 71 batang pohon ganja dengan berbagai ukuran, kemudian rencananya setelah dipanen akan dikemas dan dijual,” ucap AKBP Victor Mackbon menambahkan.

Pelaku EMK (22) yang juga merupakan seorang residivis kasus yang sama ini telah mendekam di sel tahanan Mapolres Jayapura, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Atas perbuatannya, EMK diancam Pasal 111 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.
Sementara itu, Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polres Jayapura yang telah berhasil mengungkap ladang ganja ini.

“Kami ucapkan terim kasih, dan patut bersyukur dengan terungkapnya ladang ganja ini. Kami sangat berharap dukungan dari masyarakat terkait informasi-informasi seperti ini, untuk kita bersama-sama memberantas narkoba. Untuk itu, generasi muda jangan sampai terjerumus dengan hal-hal begini dan harus bisa jauhi narkoba,” ucap Wabup Giri. (Irf)


 

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here