Penemuan Mayat Bayi : Tau Buat Kenapa Tra Mau Tanggungjawab

0
138

Penemuan mayat bayi di genangan air dalam selokan atau drainase di BTN Matoa, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (14/2/2021) sore. (Irfan / lintaspapua.com)

SENTANI (LINTAS PAPUA) –  Penemuan mayat bayi di selokan menggegerkan warga Perumahan BTN Matoa, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Mayat bayi tersebut ditemukan warga bernama Yanto Walela (27), Senin (15/2/2021) sore.

Yanto Walela dan warga mengira mayat bayi tersebut hanya bangkai binatang.

Penemuan mayat bayi itu bermula Yanto Walela hendak mencari pasir di sekitar selokan atau drainase tersebut. Dia turun melalui selokan itu. Saat turun ke selokan itu, dia kaget melihat ada mayat bayi yang awalnya dia pikir hanya bangkai binatang.

“Saksi ini hendak mencari pasir, lalu turun ke selokan itu kaget melihat ada mayat bayi, yang awalnya saksi mengira hanya bangkai binatang,” ujar Kapolres Jayapura AKBP Dr. Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, M.Si, ketika dikonfirmasi wartawan media online ini, Selasa (16/2/2021) pagi.
Yanto Walela kemudian melapor ke warga sekitar, kemudian diteruskan ke Polres Jayapura.

Polisi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP yang dipimpin Ipda Nunut R. Simanjuntak, S.Tr.K, KBO Satuan Reserse Kriminal Polres Jayapura bersama Unit Identifikasi terkait penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki – laki di genangan air dalam selokan atau drainase yang berada di Perumahan BTN Matoa, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

AKBP Dr. Victor Dean Mackbon membenarkan adanya penemuan mayat bayi tersebut.

Pihak kepolisian sudah bisa memastikan jenis kelamin bayi itu laki-laki.
“Jadi usai saksi mendapati hal tersebut, saksi langsung melaporkannya ke warga sekitar dan dilanjutkan ke kami. Dari hasil olah TKP, mayat bayi berjenis kelamin laki-laki itu dengan kondisi tali pusar masih ada,” jelas Kapolres Jayapura.

Ketika ditanya apakah mayat bayi itu baru dibuang atau sudah lama, AKBP Victor Mackbon juga membenarkan. Dirinya menuturkan, diduga jenazah bayi tersebut baru saja dibuang oleh pelaku, dikarenakan jenasahnya masih memiliki banyak darah dan warna kulit yang masih agak merah, serta kondisinya utuh.

“Saat ini masih dalam penyelidikan kami, siapa orang tua yang tega membuang bayi malang ini, untuk saat ini jenazahnya sudah kami titipkan di RS. Bhayangkara Polda Papua,” tutupnya. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here