Kapolda Papua Pimpin Bhaksos TNI -Polri di Keerom

0
215

Beberapa foto kegiatan Kapolda Papua, Komjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw bersama Bupati Keerom Terpilih, Piter Gusbager, SHut, MUP dalam Bhaksos TNI-Polri kemarin (18/2/21) di Warbo. (Arief/lintaspapua.com)

 

Paulus Waterpauw  : Polri di Papua Siap Laksanakan P2KM Dibantu TNI dan Para Pihak Untuk Menekan Angka Covid.

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Kapolda Papua, Drs. Paulus Waterpauw memimpin kegiatan Bhaksos TNI-Polri yang dilaksanakan di 3 titik di Keerom, pada Kamis (18/2/21). Salah satunya mengunjungi lokasi terdampak banjir di Kampung Warbo dan Kampung Yanama PIR I.

Dalam kunjungan ini, turut hadir mengikuti kegiatan diantaranya, Pomal Lantamal X Jayapura, Letkol Wahyu W, Aslog Lanud X Jayapura, Kol. David, Dandim 1701/Jpr, dan lainnya. Sementara dari Keerom, nampak diantaranya, Bupati Terpilih, Piter Gusbager, SHUt, MUP, Kapolres Keerom, AKBP. Emilie Reisite Hartanto, SIK, Plh. Bupati Keerom atau Sekda Keerom, Irwan, MMT, MMPd, dan Kepala kepala kampung serta masyarakat kampung setempat.

Kapolda Papua, yang biasa disapa Kaka PW atau Kaka Besar ini pada sambutannya di acara tersebut pada intinya menyampaikan kepada masyarakat agar menjadi masyarakat yang peduli terhadap upaya-upaya yang dilakukan pemerintah melalui pembatasan kegiatan berskala mikro yaitu P2KM atau Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.

‘’Dengan P2KM, sebenarnya kita harapkan kesadaran meningkat dengan sendirinya terhadap upaya-upaya pencegahan dan menekan angka pandemic Covid-19 di kampung masing-masing. Untuk itu pihak yang terdepan dalam P2KM ini tentunya ditingkat mikro yaitu di kampung bahkan kalau bisa lebih skala kecil lagi di tingkat RT. Nantinya kepala kampung akan dibantu oleh para pihak termasuk Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan para pihak terkait,’’ujarnya.

Kapolda mengakui bahwa dengan P2KM ini maka jajarannya di tingkat terkecil yaitu Bhabinkamtibmas di Kampung dituntut ada dan mampu berkolaborasi bekerja dengan para pihak, sementara secara jumlah, anggota Polri di masyarakat terbatas jika dibanding dengan rasio jumlah penduduk dan luasan serta tingkat kesulitan daerah.

‘’Meski secara jumlah terbatas, namun anggota Polri siap untuk menyukseskan P2KM ditingkat terkecil di masyarakat. Namun pada intinya kami ingin upaya untuk mencegah bahaya nyata Pandemi Covid ini bukan dari kami unsur TNI-Polri namun dari masyarakat sendiri yaitu dengan penerapan 3 M, bahkan saking meningkatnya kesadaran bahaya covid ada yang meminta 3 W bukan 3 M lagi yaitu wajib masker, wajib cuci tangan dan wajib jaga jarak,’’ujar Kapolda kepada wartawan usai kegiatan.

Sementara itu Bupati Keerom terpilih, Piter Gusbager, SHut, MUP, pada keesempatan tersebut menyampaikan bahwa saat ini ia hadir adalah sebagai tokoh masyarakat. Namun demikian sebagai Bupati yang akan dilantik pada tanggal 26 Feb mendatang, maka ia sangat menyambut dan berterimakasih kepada Kapolda Papua beserta jajaran yang hadir ke Keerom untuk melakukan bhaksos bagi korban banjir Keerom serta memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya Covid dan upaya P2KM yang dilakukan pihak terkait.

‘’Masyarakat Keerom harus ingat bahwa bahaya Covid ini nyata adanya dan dalam waktu dekat akan diadakan penerapan pembatasa kegiatan masyarakat atau P2KM. Hal ini harus dilakukan untuk kebaikan kita bersama dalam rangka menekan pandemic Covid-19 di Keerom,’’ujarnya.

Sementara itu, dalam kegiatan Bhaksos ini Kapolda menyerahkan bingkisan dan beras kepada masyarakat korban banjir, dan diberikan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat atau korban banjir yang ada. (ariefnugroho/lintaspapua.com)


 

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here