Aset Dipantau KPK, BPKAD Minta Mantan Pejabat Kembalikan Kendaraan

0
143
Kepala BPKAD Kabupaten Jayapura, Subhan, saat memberikan keterangan pers. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA)  – Sejumlah kendaraan dinas aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura sampai saat ini masih ada yang tidak sesuai peruntukannya. Aset-aset tersebut dikuasai sejumlah aparatur sipil negara (ASN) dan juga pensiunan pejabat.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Jayapura, Subhan, SE, membenarkan informasi bahwa masalah aset kendaraan bermotor milik Pemkab Jayapura menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terutama mobil dinas, yang belum dikembalikan pejabat Pemkab Jayapura setelah purna-tugas atau mutasi ke daerah lain.

“Maka nya tadi (kemarin) itu KPK pantau aset kita, mudah-mudahan dengan adanya pantauan KPK soal aset ini kita lebih mendorong pendapatan. Supaya aset-aset kita ini dimanfaatkan betul atau dikelola dengan baik, itulah harapan KPK dalam pertemuan tadi (kemarin),” ungkapnya ketika dikonfirmasi wartawan media online ini usai menghadiri kegiatan rapat koordinasi antara KPK dengan Pemkab Jayapura, di ruang kerjanya, Rabu (10/2/2021).

“Sehingga tadi (kemarin) saya jelaskan ada kendaraan-kendaraan yang susah di tarik atau di serobot orang. Ada yang dibawa ASN maupun pejabat yang sudah pensiun. Karena sulit ditarik kembali, kami akan kasih SKK. Kontrak kerjasama MoU dengan Kejaksaan dan KPK lewat surat kuasa khusus (SKK) dari Pemda kasih ke pihak Kejaksaan, biar nanti mereka yang selesaikan untuk menertibkan aset-aset kita tersebut lewat penegak hukum,” imbuh Subhan menambahkan.

Rata-rata pensiunan yang masih pegang aset milik Pemkab Jayapura, dan itu yang diusahakan agar di tahun ini bisa diarik. “Kemudian ada juga yang sudah pindah tempat atau mutasi ke daerah lain, itu juga kita mau tarik aset yang mereka pegang,” imbuhnya.

Jumlah aset kendaraan bermotor milik Pemkab Jayapura tercatat sebanyak 7 unit roda empat. “Jadi ada tujuh unit mobil, itu semua dipegang oleh orang-orang yang sudah pensiun dan ada juga yang sudah pindah, yang itu kita kejar di tahun ini,” beber Subhan diakhir wawancaranya. (Irf)


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here