Belum Selesai, Mari Waspada : PT. Freeport Indonesia Peduli Pencegahan Pandemi Covid-19

0
386

PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) mendukung penuh berbagai langkah yang ditempuh Pemkab Mimika dalam upaya mencegah, mengendalikan dan menanggulangi wabah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di wilayah itu.

Hal ini terus dilakukan hingga kini, sebagaimana yang dijelaskan saat ini adalah sebuah kepedulian dan  pencegahan  yang telah dikerjakan pada tahun  2020 sejak masa Pandemi Covid-19.

Sebagai bentuk dukungan serius kedua lembaga itu terhadap upaya pengendalian kasus virus Corona COVID-19, pada Senin siang PTFI dan YPMAK menyerahkan bantuan baik berupa barang maupun uang tunai kepada Pemkab Mimika, Pemprov Papua maupun Pemerintah Pusat di Jakarta.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Direktur YPMAK Vebian Magal bersama Manager Community Health Development (CHD) PTFI Govert Waramori dan diterima oleh Plt Sekda Mimika Marthen Paiding didampingi Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan COVID-19 Kabupaten Mimika Reynold Ubra bertempat di Gedung MPCC Timika.

Bantuan yang diberikan dalam bentuk uang tunai senilai Rp5 miliar yang akan di distribusikan antara lain Rp2 miliar ke Kabupaten Mimika, Rp1,5 miliar ke Provinsi Papua, dan Rp1,5 miliar ke Pemerintah Pusat.

Bantuan tunai untuk Pemkab Mimika disalurkan melalui rekening bank dari masing-masing tugas gugus tugas penanganan COVID-19 di wilayah Mimika.

Selain bantuan uang tunai, YPMAK juga menyerahkan masker sebanyak 100 dos, 20 set APD baju bio hazard, 48 unit mesin alat semprot mist blower yang digunakan untuk penyemprotan cairan disinfektan area dalam dan luar gedung, serta 39 karton setara 250 liter cairan disinfektan merek Bayer.

Govert Waramori mewakili manajemen PTFI mengatakan PTFI melalui YPMAK akan terus mendukung pencegahan penyebaran virus COVID-19 di Kabupaten Mimika bekerja sama dengan Pemkab setempat dan pemangku kepentingan lainnya.

Adapun Alat Pelindung Diri (APD) yang diserahkan tersebut dinilai sangat penting untuk dapat digunakan oleh para tenaga medis saat penanganan pasien psotif tertular COVID-19.

Bantuan PTFI dan YPMAK dalam bentuk peralatan/perlengkapan yang diperlukan dalam upaya mitigasi dan penanganan COVID-19 di Mimika, dengan nilai bantuan yang akan diberikan mencapai total lebih dari Rp5 miliar.
Direktur YPMAK Vebian Magal mengatakan pemberian bantuan tersebut merupakan wujud partisipasi dan kemitraan PTFI dan YPMAK dengan Pemkab Mimika dalam rangka memerangi COVID-19.

Melalui bantuan tersebut diharapkan warga Mimika terutama masyarakat Suku Amungme dan Kamoro serta lima suku kekerabatan lainnya di Mimika tetap sehat dan terhindar dari penularan COVID-19.

Plt Sekda Mimika Marthen Paiding mengatakan APD yang disumbangkan tersebut akan dibagikan ke sejumlah fasilitas kesehatan yang membutuhkan seperti rumah sakit maupun sejumlah Puskesmas di Mimika.

Saat ini jumlah pasien positif tertular COVID-19 di Mimika sebanyak dua orang, sementara puluhan orang lainnya masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) (***)

PT. Freeport Indonesia juga telah menyediakan sistem dan peralatan medis yang baik untuk mendeteksi dini penularan virus ini dan juga telah mengarahkan semua kita untuk mengikuti protokol-protokol kesehatan yang ada.
Demi menjaga keselamatan dan kesehatan lebih dari 25.000 karyawan dan kontraktornya, penyedia layanan medis PTFI telah dan terus memperluas jangkauan pemeriksaan agar dapat mengidentifikasi kasus positif secara lebih cepat dan melakukan tracing guna menahan laju penyebaran virus. (ISTIMEWA)
PT. Freeport Indonesia juga telah menyediakan sistem dan peralatan medis yang baik untuk mendeteksi dini penularan virus ini dan juga telah mengarahkan semua kita untuk mengikuti protokol-protokol kesehatan yang ada. (ISTIMEWA)

 

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here