<
Lintaspapua.com

Wabup Piter Gusbager  Kunjungi 3 Titik Terdampak Banjir di Keerom

LINTAS PAPUA - Minggu, 7 Februari 2021 - 22:18 WITA
Wabup Piter Gusbager  Kunjungi 3 Titik Terdampak Banjir di Keerom
Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager didampingi isterinya, saat meninjau 3 titik yang terdampak banjir di Keerom, yaitu di Gedung Pramuka, Kampung Tuwi dan Arso Kota Kampung, pada Kamis (4/2/2021). (ariefnugroho/lintaspapua.com) ()
Penulis
|
Editor

Serahkan Bantuan, Juga pantau dan Pastikan Penanganan Pasca Bencana Berjalan Baik

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Pasca banjir sehari sebelumnya, Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP dan jajaran melakukan pantauan di 3 titik lokasi terdampak banjir pada Kamis (4/2/2021) kemarin.

Ketua GOW Kabupaten Keerom, Ny. Yani Angela Frank Gusbager, ST, turut mendampingi dan memberikan bantuan kepada korban banjir. (Arief/lintaspapua.com)

Ketiga lokasi tersebut adalah Lokasi Penampungan korban banjir di Gedung Pramuka, Arso Swakarsa, korban banjir Dusun Tuwi (Arso Barat) dan korban pasca banjir di Arso Kota Kampung (Arso).

Dalam kunjungan kali ini, Ketua GOW Kabupaten Keerom, Ny. Yani Angela Frank Gusbager, ST, turut mendampingi. Selain itu jajaran SKPD yang mendampingi diantaranya Sekda Keerom, Irwan, Kepala BPBD Keerom, Farel Simamora, Kepala BPKAD Keerom, Trisiswanda Indra, juga KBO Lantas Polres Keerom, Iptu Darwis mewakili Kapolres Keerom.

Titik kunjungan pertama di Kampung Tuwi, kembali Bupati terpilih dan rombongan turun menerjang air banjir untuk menuju ke titik penyerahan bantuan di Kampung Tuwi. Tepatnya di rumah Ketua RW II Dusun Tuwi, kampung Yowong, Bpk. Ali. Disini Wabup menyerahkan bantuan berupa sembako dan bahan pangan.

Dalam dialog, Ketua RW menyampaikan terimakasih kepada Bupati terpilih dan berharap agar pemerintah bisa melakukan langkah pencegahan atau mengurangi dampak banjir dengan pembuatan tanggul di pinggir kali yang mengelilingi dusun. Karena dampak banjir ini bagi mereka diantaranya 10 ha lahan jagung terendam dan puluhan ton jagung kering siap jual ikut rusak terendam.

Selanjutnya Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Keerom akan berusaha menanggulangi banjir yang berasal dari 3 DAS yang melewati Keerom, yaitu kali tami, kali skanto dan kali bewan. ‘’Untuk kali tami, kami akan berkoordinasi dengan Pemkot Jayapura, karena intinya untuk penanganan sungai yang melewati keerom dan kota jayapura perlu ada kesamaan visi dan cara penanganan yang koordinatif untuk kebaikan semua pihak,’’ujar Wabup.

Selanjutnya rombongan melanjutkan kunjungan ke Arso Kota Kampung dan menyerahkan bantuan di titik penyerahan kediaman Orlis Uryager. Dalam kunjungan kali ini wabup menanyakan kondisi kesehatan warga dan kesulitan warga pasca banjir sehari sebelumnya.

Pasca banjir sehari sebelumnya, Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP dan jajaran melakukan pantauan di 3 titik lokasi terdampak banjir pada Kamis (4/2/2021) kemarin. (Arief/lintaspapua.com)

Wakil Bupati Keerom saat berikan bantuan. Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, pada kesempatan disini kepada wartawan juga menjelaskan bahwa seluruh korban banjir sesuai laporan berasal dari Distrik Arso, Arso Barat, dan Arso Timur dengan total KK terdampak 563 KK meskipun tak semuanya mengungsi. Karena ada yang bertahan di rumah masing-masing dengan berbagai alasan.. (Arief/lintaspapua.com)

Sedangkan mewakili korban banjir, Orlis Uryager, menyampaikan terimakasih atas perhatian Pemkab Keerom terhadap korban banjir. Mereka juga mengharapkan agar pemerintah bisa menangani banjir dan mencari solusi agar banjir yang sering melanda Keerom bisa ditangani secara lebih baik dan bisa dicegah.

Saat berada di posko penampungan korban bencana banjir keerom, Wakil Bupati menyaksikan langsung penyiapan makanan oleh dapur umum. Disini Wabup mendapat penjelasan tentang penanganan korban dan penyiapan serta ditribusi bantuan bahan makanan dan makanan siap santap serta keperluan korban lainnya seperti alas tidur, air bersih dan lain-lain.

Salah seorang petugas Tagana Keerom yang bertugas di dapur umum, Ubaidus Mawo, mengemukakan saat ini Tagana Keerom yang beranggota 20 orang personil sangat terbantu dengan pihak lain yang mengelola dapur umum dan keperluan pengunsi korban banjir.

‘’Saat ini kami tengah menyiapkan makan malam sebanyak 700 bungkus, bahan makanan dan air bersih tersedia baik. Untuk memasak dan lainnya kami juga dibantu dari pihak relawan-relawan yang ada disini,’’ujarnya.

Salah seorang pengungsi banjir, mama Yosfina yang rumahnya di perumahan Sorong, Arso Swakarsa mengaku cukup terbantu dengan adanya penampungan di Gedung pramuka. ‘’Kami semua terbantu dengan pemerintah, baik alat tidur, mandi dan makanan,’’ujarnya.

Sementara Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, pada kesempatan disini kepada wartawan juga menjelaskan bahwa seluruh korban banjir sesuai laporan berasal dari Distrik Arso, Arso Barat, dan Arso Timur dengan total KK terdampak 563 KK meskipun tak semuanya mengungsi. Karena ada yang bertahan di rumah masing-masing dengan berbagai alasan.

‘’pada kesempatan tersebut Wabup juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu Pemkab Keerom dalam penanganan banjir dan korban, diantaranya TNI/Polri, RAPI, Tagana, ACT/MRI, Baznas, Pramuka, Pol PP dan lain-lain. Kita juga harus antisipasi dampak pasca banjir seperti sakit diare dan lain-lain,’’terangnya. (ariefnugroho/lintaspapua.com)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
123