Tol Laut Depapre Beroperasi, Parson Horota Yakin Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi di Jayapura

0
216
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura, Parson Horota, saat diwawancara. (Irfan / lintaspapua.com)

SENTANI (LINTAS PAPUA) –  Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura, Parson Horota memastikan beroperasinya Tol Laut (T-19) di Pelabuhan Petikemas Depapre dengan sandar perdananya KM. Logistik Nusantara 2 untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jayapura.

“Kalau secara umum kita yakin bahwa dengan beroperasinya KM Logistik Nusantara 2 dengan Trayek Tol Laut (T-19) berarti bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi secara umum di Kabupaten Jayapura,” katanya saat dikonfirmasi wartawan media online ini, di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, kemarin.

Para pejabat saat berpose bersama usai KM Aldebaran sandar di dermaga Pelabuhan Depapre. (Irfan /LPC)


Dikatakan Parson Horota, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura komit untuk mendorong pengembangan pelaku UMKM dalam memaksimalkan usaha dan program yang akan dijalankan ketika tol laut resmi beroperasi. Kapal Tol Laut sandar di Pelabuhan Depapre untuk menggandeng UMKM bisa memasarkan produknya dengan menggunakan jasa kapal Tol Laut yang dioperasikan.

“Kami di Dinas Koperasi dan UMKM lebih mendorong mereka (pelaku UMKM) bagaimana ada produk-produk yang selama ini mereka telah buat dan juga ada punya usaha-usaha yang membutuhkan distribusi, ya kesempatan inilah adanya kapal Tol Laut itu lebih mudah mereka mengirimkan barang-barang antara sesama pengusaha di daerah lain khususnya di wilayah Papua,” katanya lagi.

Parson Horota juga mengatakan, saat ini keterisian kapal muatan balik tol laut dari Jayapura yang lagi dipikirkan untuk ditingkatkan.

“Kalau dari Merauke bisa kirim beras ke Jayapura, kemudian dari sini mereka bisa kirim apa keluar Jayapura khususnya produk-produk UMKM. Begitupun juga di koperasi, kita berharap mereka dapat menampung hasil-hasil produksi dari masyarakat, yang nantinya bisa di distribusikan ke daerah lain yang membutuhkan bahan-bahan tersebut,” imbuhnya.

Perlu diketahui, bahwa program tol laut sendiri merupakan rencana Presiden Joko Widodo beberapa tahun lalu untuk mengatasi disparitas harga bahan-bahan pokok di berbagai daerah di Indonesia termasuk di wilayah Papua. Selain itu, tol laut juga bisa membantu perekonomian masyarakat daerah untuk bisa menjua atau menjual hasil bumi dan kerajinan untuk dipasarkan ke daerah-daerah lain. (Irf/lintaspapua.com)

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here