Renungan 26 Januari 2021 : TAK LAGI MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI

0
447

RENUNGAN HARI INI – Selasa, 26 Januari 2021
TAK LAGI MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI
BACAAN ALKITAB HARI INI: Filipi 2:1-8

AYAT RENUNGAN: “Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.”
Yakobus 3:16.

RENUNGAN: Pengabdian hidup Martin Luther King, Jr. untuk kaumnya telah merubah sejarah hak kemanusiaan di Amerika Serikat. Dalam mengejar mimpinya untuk menegakkan keadilan hak manusia, ia sering dipenjara, dilempar batu, ditikam, diserang secara fisik, bahkan rumahnya pernah dibom.

Ia telah mengorbankan segalanya termasuk dirinya. Dalam pidato terakhirnya ia mengatakan, “Saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada diri saya sekarang. Hari-hari mendatang sangat berat. Namun sekarang ini semuanya tak menjadi masalah lagi bagi saya. Karena selama ini saya berada di puncak gunung.

Saya takkan keberatan. Seperti siapa pun juga, saya ingin berumur panjang. Umur panjang punya tempatnya sendiri. Namun sekarang ini saya sudah tidak lagi memusingkannya. Saya hanya ingin melaksanakan kehendak Tuhan.” Demikianlah untuk menuntaskan kehendak Tuhan di dalam hidup ini, salah satu kuncinya adalah kita tidak lagi mementingkan diri sendiri.

BERSUKACITA DALAM KASIH ALLAH (mauliutus.org)

Setiap dari kita tentu selalu ingin melakukan kehendak Tuhan. Kita rindu menjadi berkat dan dampak bagi sekitar kita. Tetapi sudahkah kita mampu mengesampingkan kepentingan dan kesenangan pribadi kita untuk kepentingan orang lain? Dalam hidup Yesus, hal terpenting bagi-Nya ialah melakukan kehendak Bapa-Nya dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. (Yohanes 4:34).

Itu sebabnya Ia tak pernah memusingkan kepentingan pribadi-Nya. Pada akhirnya, Ia rela mengorbankan nyawa-Nya sendiri demi menuntaskan kehendak Bapa-Nya. Rindukah Anda melakukan kehendak Tuhan di dalam hidup ini? Teladanilah sikap Yesus! Latihlah diri untuk tidak mementingkan diri sendiri, sebab di hari-hari terakhir manusia akan mencintai diri sendiri.

Di mana ada sikap mementingkan diri sendiri, di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat (Yakobus 3:16). Itu sebabnya, sebagai murid Kristus sejati mari kita belajar untuk tidak mementingkan diri sendiri. [RS]

REFLEKSI: “Buanglah sifat mementingkan diri sendiri, sebaliknya belajar memperhatikan kepentingan orang lain dengan mengasihi, berkorban, dan memperhatikan keperluan mereka!”

KATA-KATA HIKMAT: “…karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan,” (Filipi 2:2)

DOA: Bapa di sorga, mampukanlah kami masing-masing untuk bisa memiliki sikap hati yang rela berkorban, mengasihi, dan memperhatikan kepentingan keluarga maupun sesama kami, supaya melalui hidup kami kemuliaan-Mu dinyatakan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa, Amin!”🙏🏾🙏🏾🙏🏾. (Dikutip dari Postingan Bapak Piter Kamarea di Grup WhatsAp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here