Keluarga Natalius Pigay, Minta Polisi Tangkap Pelaku Ujaran Rasisme Ambroncius Nababan

0
228
ILUSTRASI MELAWAN RASISME. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  mengeluarkan ujaran berbau rasisme pada laman Facebook miliknya. Dalam postingannya, Ambroncius Nababan menuliskan “Vaksin Sinovak dibuat untuk manusia bukan untuk Gorila atau Kadal Gurun” yang di sertai dengan foto Natalius Pigay.

Sontak, hal ini membuat keluarga dari Natalius Pigay dan seluruh masyarakat Papua menjadi marah terhadap postingan Ambroncius Nababan yang viral di media sosial.

Terkait itu, perwakilan keluarga Natalius Pigay yang di pimpin Jhon Gobay, Senin, (25/1/2021) mendatangi Polda Papua dan bertemu langsung Kapolda, Irjen Pol Paulus Waterpauw untuk meminta ketegasan terhadap kasus rasisme yang dilakukan Ambroncius Nababan.

Dia menegaskan, bahwa tidak ada manusia di dunia merupakan keluarga monyet.

“Kami bukan kera.., itu yang harus di catat baik…, tidak ada manusia di dunia ini yang merupakan keluarga dari monyet, kami ini manusia sejati, baik Natalius Pigay, saya dan semua orang papua ini manusia sejati.., pemilik negeri tanah Papua yang di sebut surga yang jatuh di bumi, “Tegas Jhon kepada Pers usai bertemu Kapolda Papua, Senin.

Dalam pertemuan itu, Jhon Gobay, meminta Kapolda agar pelaku rasisme atas nama Ambroncius Nababan segera di tangkap dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

“Kami bertemu Kapolda tadi dan meminta kasus ini harus diproses secara hukum dan kami minta 1×24 jam Ambroncius harus di tangkap dan proses,” katanya.

Namun, dirinya juga meminta kepada seluruh masyarakat Papua agar menahan diri dan tidak mudah terprovokasi atas kasus rasisme ini dan menyerahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

“Kami berharap masyarakat papua jangan terprovokasi.., mari kita jaga agar papua tetap aman, dan kalau ada yang mau menyampaikan pendapat gunakanlah media yang jelas dan sampaikan dengan sopan, tidak lagi menimbulkan tindakan rasis,” ujarnya.

Dalam kasus ini, Jhon menegaskan bila masyarakat Papua tidak ada masalah dengan suku Batak, karena kasus rasisme ini murni di lakukan oleh oknum bukan mengatasnamakan suku.

“Kita ini tidak ada masalah dengan suku batak ya.., persoalan ini kan kepada oknum.. dan kami harap dengan kasus ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua di indonesia untuk tidak melakukan tindakan rasis kepada siapa saja,” bebernya.

Sementara itu Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw mengaku, kasus rasisme terhadap Natalis Pigay yang dilakukan oleh Ambroncius Nababan menjadi atensi dan prioritas pihak kepolisian di Papua.

“Kami sudah laporkan kasus rasisme ini ke pimpinan dan sudah dapakan perintah untuk segera tangkap pelaku rasisme tersebut, termasuk orang-orang yang ikut memviralkan kasus itu di media sosial, ” kata Kapolda.

Kapolda juga menyebut bahwa rencananya pihak bareskrim Mabes Polri hari ini akan memanggil Ambroncius Nababan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Rencananya hari ini pelaku akan diamankan dan kami berharap masalah ini tidak lagi membias,”pungkasnya. (Gracio /lintaspapua.om)

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here