Ia Juga Dinamai “Immanuel” Yang Artinya “Allah Beserta Kita”

0
362

Kamis 24 Desember 2020

Bacaan Setahun:
Yes. 42-44
Why. 15

“Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.”Yohanes 1:14

Yesus adalah Sang Firman (Logos) yang telah menjelma menjadi manusia, kata menjadi manusia di dalam bahasa Latin, adalah “in carne” yang artinya menjadi daging, dari kata inilah kata inkarnasi muncul. Kedatangan Yesus Sang Firman sebagai manusia (Inkarnasi) kita peringati sebagai hari Natal.

Sang Firman adalah Allah itu sendiri. (Kalimatullah: bahasa Arab). “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.” (Yohanes 1:1)


Allah (Sang Firman) yang menjadi manusia adalah inisiatif Allah sendiri untuk menebus umat manusia dari kuasa dosa. Jadi maksud inkarnasi adalah Sang Firman datang sebagai manusia, di dalam tubuh daging, sebagai Juru Selamat manusia.

Pribadi Sang Firman yang datang sebagai Manusia ini, dijuluki Anak Tunggal Bapa atau Sang Putra namun julukan ini bukan berarti Allah beranak. Tetapi mengacu kepada Yesus adalah satu-satunya rupa (gambar) Allah sebagai manusia. (Kolose 1:15)

Ia juga dinamai Joshua (Ibrani) atau Yesus, yang artinya “Yahwe Penyelamat”, Allah Penyelamat. Ia juga dinamai Immanuel yang artinya Allah beserta kita. Walau ada banyak bukti ayat firman Tuhan tentang inkarnasi, namun ada yang masih keberatan dengan pendapat bahwa Yesus adalah Sang Firman sendiri yang datang sebagai Manusia karena tidak ada satupun perkataan Yesus yang mengatakan “Akulah Allah”.

Tentu saja ini tidak mungkin dikatakan oleh Yesus, saat ia ada di bumi bersama murid-murid-Nya, namun Yesus secara eksplisit mengatakan siapa sebenarnya diri-Nya.

Ia berkata “Aku dan Bapa adalah Satu” (Yohanes 10:30), kepada murid-murid-Nya, Ia juga berkata, “Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku?” (Yohanes 14: 9-10).

Dia juga berkata kepada orang Farisi, “Aku ada sebelum Abraham diciptakan” dan masih sangat banyak ayat yang mendukung bahwa Yesus adalah pribadi Allah (Sang Firman) yang menjadi Manusia. Bahkan di dalam kitab Wahyu lebih jelas lagi dikatakan siapa diri-Nya dan yang akan datang untuk kedua kali ke dunia. (Wahyu 1:7-8)

Dia adalah yang abadi, namun Dia berinkarnasi sebagai Manusia, supaya kita yang daging diselamatkan dan memperoleh kemuliaan-Nya. Kita yang seharusnya binasa memperoleh hidup yang kekal, hidup yang immortal. Anda setuju? (DD)

Questions :
1. Mengapa kelahiran Yesus disebut juga inkarnasi?
2. Menurut Anda benarkah Yesus adalah Allah yang menjadi manusia? Apa alasannya?

Values :
Sang Raja kekal datang ke dunia fana agar kita yang fana memperoleh bagian dari kekekalan-Nya.

Anak Allah bukan berarti anak secara biologi tetapi refleksi atau gambar Allah yang datang sebagai manusia.
“Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka.”
__ Matius 2.10

Bintang yang di lihat orang majus saat itu adalah tanda kelahiran Yesus. Hati mereka bersukacita karena bintang tersebut menggenapi nubuatan bahwa Mesias datang untuk menyelamatkan. Mesias datang membawa harapan.

Ayat ini mengingatkan kita bahwa dalam kegelapan sekalipun, Yesus datang membawa terang, Yesus datang membawa harapan.

Teguhkanlah hatimu dan bersukacitalah sebab Ia adalah pengharapan kita. (***)

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here