Disperindag Masih Temukan Mamin Kadaluarsa di Kota Sentani

0
271

Kepala Bidang Pengawasan dan Penyuluhan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jayapura, Harun Warpur, SE, di dampingi Kabid Trantib dan Penyidik Satpol PP Kabupaten Jayapura Hasem Lohor, SE, saat melakukan Sidak makanan dan minuman yang kadaluarsa di toko-toko, kios-kios maupun swalayan atau supermarket yang ada di Kota Sentani. (Irfan /LPC)

Dari Sidak yang Dilakukan Disperindag Kabupaten Jayapura Jelang Natal dan Tahun Baru

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jayapura berhasil mengamankan dua keranjang wafer Tango, kacang dua kelinci, minuman sereal Energen, minuman ringan dalam kemasan seperti Sari Asem Asli dan minuman kopi yang sudah kadaluarsa di Saga Sentani dan Toko Aneka Mas.

Selain berhasil mengamankan makanan dan minuman (Mamin) kadaluarsa, Disperindag juga berhasil menemukan cairan pembersih lantai yang sudah lewat tanggal kadaluarsa. Sehingga semua barang kadaluwarsa yang ditemukan itu langsung dimusnahkan oleh pihak pengelola swalayan dan pemilik toko.

Dalam inspeksi mendadak (Sidak) ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pengawasan dan Penyuluhan pada Disperindag Kabupaten Jayapura Harun Warpur, SE, didampingi oleh Kepala Bidang Trantib dan Penyidik Satpol PP Kabupaten Jayapura Hasem Lohor, SE, dan sidak ini juga diikuti beberapa staf Disperindag Kabupaten Jayapura, Satpol PP Kabupaten Jayapura dan Reskrim Polres Jayapura.

Kepala Bidang Pengawasan dan Penyuluhan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jayapura, Harun Warpur, SE. (Irfan /LPC)

Dikatakan Harun Warpur kegiatan Sidak ini dilakukan selama dua hari yakni, tanggal 14 dan 15 Desember 2020, pihaknya melakukan Sidak di Wilayah Pembangunan (WP) I tepatnya di Distrik Sentani dan untuk setiap barang yang dijual, baik itu di toko-toko, kios-kios, swalayan dan supermarket maupun di tempat-tempat usaha lainnya berkaitan dengan barang-barang dagangan yang sudah memasuki masa expired atau kadaluarsa.

“Kami berkerja sama dengan tim, baik dari Disperindag, Satpol-PP dan Reskrim Polres Jayapura bersama-sama melakukan pengawasan atau sidak di toko-toko maupun tempat-tempat yang menjual sembilan bahan pokok dalam rangka Hari Raya Natal dan Tahun Baru,” katanya saat di temui di ruang kerjanya, Kamis (17/12/2020).

Hasil Sidak dari tim gabungan yang dilakukan pihaknya mendapati sejumlah bahan pokok di kios-kios maupun toko-toko yang masa berlakunya telah habis (expired) atau kadaluarsa, sehingga pihaknya bersama tim gabungan langsung menarik barang tersebut dari peredaran di lapangan, sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat atau pemilik usaha dimaksud agar segera ditarik jika ditemukan barang kadaluwarsa. “Hal ini dilakukan agar tidak merugikan pihak lain atau konsumen, ketika masyarakat membeli tidak terjadi komplain terhadap sesuatu yang di beli,” ujarnya.

Sidak yang dilakukan oleh tim gabungan yang di pimpinnya itu belum ada keterlibatan dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), sehingga kedepannya kata Harun Warpur akan dilibatkan.

“Sidak ini sangat penting terutama jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru, tentunya akan di lakukan juga pada hari keagaaman lainnya seperti Hari Raya Idul Fitri,” tuturnya.

Ditambahkan Kabid Harun, selain melakukan Sidak di kios-kios dan toko-toko, pihaknya juga melakukan Sidak di kios, toko dan swalayan yakni, di Saga Sentani maupun Toko Aneka dan swalayan lainnya, sehingga dirinya mengharapkan semestinya para pengusaha atau pemilik toko maupun kios agar memeriksa setiap bahan pokok yang akan di jual. Sehingga tidak merugikan masyarakat pada saat terjadi Sidak.

“Kami kemarin menemukan banyak barang yang sudah melebihi batas tanggal kadaluarsa atau sudah expired, dan kami sudah musnahkan langsung di tempat serta disaksikan oleh pemilik toko atau swalayan dengan tim yang ada,” imbuhnya.

Barang atau Mamin kadaluarsa yang ditemukan, menurut Harun Warpur yakni wafer Tango, minuman ringan dalam kemasan seperti Sari Asem Asli, minuman kopi dalam kemasan, biskuit, serta mie instan dan beberapa bahan pokok lainnya. (Irf)

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here