Produsen di Blitar Tampung Jagung Kering Petani Keerom 

0
133

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Hasil produksi pertanian para petani di Keerom, dipastikan bakal segera dipasarkan ke Blitar, Jawa Timur.

Kepastian itu disampaikan Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Keerom, Dr. Muhammad Ridwan Rumasukun, SE, MM, di Keerom, Jumat (20/11/2020).

Ia kemukakan, rencana pengiriman jagung kering hasil produksi petani Keerom, ke luar Papua segera terealisasi. Dimana hasil pertanian tersebut akan digunakan sebagai bahan baku ternak di Blitar.

“Ini merupakan kabar baik sebab produsen pangan ternak di Blitar, memiliki kapasitas penyimpanan produksi hingga 1.000 ton/hari. Artinya berapapun jagung kering yang dikirim, akan mereka terima,” terang ia.

Menurutnya, saat ini sudah ada sekitar 16 ton jagung kering petani Keerom yang siap dipasarkan ke Blitar. Meski belum dalam jumlah yang banyak, hal itu dinilainya sangat membanggakan karena merupakan penghasilan baru bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Makanya, saya terus berharap agar para stakeholder di Keerom dan dimana pun bisa mendukung program ini. Supaya para petani dapat meningkatkan kapasitas produksinya”.

“Dan kini tugas kita adalah memastikan produksi jagung kering ini konsiten dengan standar kualitas yang dibutuhkan produsen pangan ternak di Blitar,” ujar ia.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Keerom, Sunar, menyebut dari 12 hekatr luas lahan tanam jagung di Kampung Arsopura, Distrik Skanto, sebanyak 8 hektar sudah di panen.

“Memang cuaca menjadi kendala utama petani dalam proses panen karena ketika hujan mereka tidak dapat melakukan panen yang telah dilakukan dengan cara mekanisasi”.

“Kini masih ada 4 hektare lagi yang belum di panen, kalau cuaca mendukung, dalam 3-4 hari panenmya selesai,”tandasnya.(win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here