Logo, Maskot Dan Jingle Peparnas XVI Resmi Diluncurkan

0
104

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)- Panitia Besar Pekan Peralimpik Nasional (PB Peparnas) resmi merilis logo, maskot, tagline, tema dan jingle Peparnas XVI tahun 2021. Peluncuran dilangsungkan di halaman Kantor Gubernur Papua, Jumat, (27/11/2020) malam oleh Ketua Harian PB Peparnas XVI Papua, Doren Wakerkwa.

Dalam sambutannya Penjabat Sekda Papua, Doren Wakerkwa mengatakan, peluncuran Logo, Maskot, Tema Tagline dan Jingle sebagai salah satu rangkaian untuk menyiapkan iven Peparnas di Tanah Papua.

“Launching ini menjadi dasar untuk melakukan persiapan kita sebagai tuan rumah, Logo, Maskot, Tema Tagline dan Jingle ini mempunyai keterkaitan dengan adat dan budaya orang Papua,” katanya.

Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal lanjut kata Doren, menyambut baik kegiatan launching pelaksanaan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI di Bumi Cenderawasih.

“Kami sangat senang dengan dilaunching Peparnas itu baik, karena PON satu paket dengan Peparnas yang akan dilakukan tahun depan, selalu kita ingat PON tetap lupa Peparnas,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan PON XX 2021 satu paket dengan Peparnas hanya waktu pelaksanaannya berbeda. “Pelaksanaannya satu pekan setelah penyelenggaraan PON, sehingga semua masyarakat kita di Indonesia turut serta dalam ivent ini,” kata Doren.

Ia menilai dengan adanya event PON dan Peparnas di Papua, dapat memberikan motivasi dan kepercayaan kepada semua pihak bahwa Provinsi Papua siap melaksanakan kedua PON dan Peparnas.

“Ini sebagai bukti kesiapan kita dalam menyelenggarakan dua ivent nasional tersebut,” ucapnya.

Sementara Logo  yang diluncurkan merupakan gabungan honai dan tifa. Dimana Honai melambangkan tempat berlindung keluarga, tempat berkumpul masyarakat untuk merencanakan segala kegiatan serta menyelesaikan masalah masyarakat

Kemudian 3 buah Tifa melambangkan 3 tungku kekuatan, yakni pemerintah, masyarakat dan adat.

Tagline Peparnas adalah “sehati mencapai tujuan ciptakan prestasi” yang diambil dari filosofi Honai yang merupakan rumah adat berbentuk melingkar atau bulat.

Sementara dua maskot Peparnas bernama Hara dan Wara. Dimana kedua maskot tersebut merupakan burung kasuari atau jenis satwa khas Papua yang dapat dijumpai di kawasan hutan Papua.

Alasan pemilihan Kasuari karena terdapat di seluruh Papua, itu dibuktikan dengan adanya nama kasuari dalam bahasa lokal setempat.

Dari banyaknya  budaya dan bahasa lokal di Papua, di pilih Htwar dari bahasa Tobati di Kota Jayapura  dan Augangge dari bahasa Asey Kabupaten Jayapura sebagai tempat penyelenggaraan Peparnas.

Dari kedua bahasa tersebut di ramu menjadi Hara untuk penyebutan kasuari jantan, Wara untuk penyebutan kasuari betina. (Gracio/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here