BERSIH Siapkan Wujudkan Perubahan, Walsus Konsepkan Pemerataan Anggaran

0
328
Calon Bupati Paslon Nomor Dua, Piter Gusbager SHut, MUP. (Arief /LPC)

KEEROM (LINTAS PAPUA)– Debat Publik II Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Keerom yang digelar KPU Keerom, telah berakhir pada Senin (23/11/2020) kemarin. Ketiga Paslon yang ada pun telah menyampaikan visi dan juga telah berdebat dengan baik, mulai dari Paslon Nomor Urut 1, Muh. Markum – Malensius Musui, Paslon Nomor Urut 2, Piter Gusbager – Wahfir Kosasih, Paslon Nomor Urut 3, Yusuf Wally – Hadi Susilo.

Usai mengikuti debat, berikut hasil wawancara Calon Bupati Paslon Nomor Dua, Piter Gusbager SHut, MUP dan Calon Bupati Paslon Nomor Urut Tiga, dr. Yusuf Wally, SE, MM. Keduanya menyampaikan bagaimana visi dan pendapatnya tentang Debat Publik I dan II yang digelar KPU Keerom.

Pada kesempatan tersebut Piter Gusbager SHut, MUP, mengemukakan terimakasih atas dukungan semua pihak terthadap ia dan Wahfir Kosasih untuk menyelesaikan tahapan yang telah berjalan sejauh ini. Ia juga menyampaikan komitmen dan semangat Perubahan Keerom yang diusung Koalisi Keerom BERSIH.

‘’Pertama kepada semua pendukung, simpatisan, partai politik, aparat keamanan, TNI-Polri, KPU, Bawaslu dan lain pihak yang telah berkontribusi pada debat kali ini ini, saya sampaikan terimakasih. Kami juga menyampaikan komitmen kami, pasangan BERSIH siap memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Keerom yang selama ini telah haus akan perubahan,’’ungkap Piter Gusbager.

Ia juga menyampaikan agar masyarakat pemilih di Keerom bisa melihat dengan lebih komprehensif dan mendapat pesan dari visi dan misi yang mereka sampaikan.

‘’Melalui kegiatan ini, masyarakat Keerom bisa melihat bagaimana konsep, ide, dan gagasan kami untuk membawa Perubahan Keerom. Karena perubahan itu sesuatu yang pasti. Maka pastikan rasa dahaga masyarakat Skanto hingga Towe akan adanya perubahan, pada tanggal 09 desember akan terwujud. Kita pastikan Nomor Dua akan menggungguli semua lawan-lawannya, bukan hanya pada debat kali ini namun juga dalam perolehan suara nanti,’’pesannya.

Ia menyampaikan bahwa perjuangan juga harus didukung doa. ‘’Karena perubahan itu doa seluruh masyarakat Keerom harus berdoa, serahkan pergumulan ini kepada Tuhan, nanti Tuhan yang akan mengangkat pemimpin bagi rakyat Keerom untuk 5 tahun kedepan,’’tegasnya.

Sementara itu Calon Bupati Paslon Nomor Urut 3, Dr. Yusuf Wally, SE, MM, mengemukakan bahwa setiap kandidat memiliki konsep tentang pembangunan masing-masing, namun baginya, Walsus menawarkan konsep yang berbeda tentang pembangunan Keerom.

‘’Memang semua kandidat memiliki konsep yang berbeda, bagi saya, konsep yang kita usung adalah konsep partisipatif rakyat bagi pembangunan, akan ada pemeratanaan anggaran yang akan diberikan kepada masyarakat. Rakyat jangan jadi obyek top down, kita harus berdayakaan mereka. Ini sudah ada UU no 25 2004 soal itu, namun pelaksanaannya tidak semua memahami, berbeda dengan saya, maka akan saya beri keadilan kepada mereka dengan program kita, dan kita akan beri pertunjuk, edukasi apa yang harus mereka lakukan dan jangan keluar dari rambu dan aturan yang ada,’’pungkasnya. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here