Ekspor Papua Meningkat 3,72 Persen di Oktober 2020

0
208
Dari Ketinggian Pemancar Polimak Terlihat Pelabuhan Kota dan Keindahan Kota Port Numbay. Tampak aktivitas Ekspor Impor di pelabuhan Jayapura. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mengumumkan ekspor pada Oktober 2020 di wilayahnya tercatat senilai US$212,69 juta atau meningkat sebesar 3,72 persen dibanding bulan sebelumnya sebesar US$205,06 juta.

Dilihat dari jenisnya, ekspor Papua pada bulan ini hanya berupa ekspor nonmigas senilai US$212,69  juta.

Hal itu disampaikan Kepala BPS Papua, Adriana Helene Carolina di Jayapura, dalam keterangan kepada pers, Senin (16/11/2020).

Sementara ekspor ke enam negara utama pada Oktober 2020 tercatat senilai US$190,81 juta atau menurun 6,82 persen dibanding nilainya pada September 2020 yang sebesar US$204,77 juta.

“Nah untuk ekspor ke negara lainnya pada Oktober 2020 senilai US$21,88 juta atau meningkat bila dibandingkan September 2020 yang sebesar US$0,29 juta,” jelasnya.

Berbeda dengan ekspor, impor Papua pada Oktober 2020 tercatat senilai US$16,21 juta atau menurun 18,35 persen bila dibandingkan dengan impor pada September 2020 sebesar US$19,85 juta.

Impor 10 golongan nonmigas utama pada Oktober 2020 tercatat senilai US$8,68 juta yang juga menurun 19,33 persen bila dibandingkan September 2020 yang sebesar US$10,76 juta.

“Kaau impor dari tujuh negara utama pada Oktober 2020 tercatat sebesar US$14,65 juta atau menurun 15,12  persen dibanding September 2020”.

“Tiga negara pemasok barang terbesar ke Papua pada Oktober 2020 adalah Australia senilai US$8,37 juta (51,62 persen), Singapura dengan impor senilai US$5,02 juta (30,94 persen), dan Amerika Serikat senilai US$0,93 juta (5,74 persen),” tutupnya.(win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here