Tokoh Adat Gelar KKR, Bupati Mathius Awoitauw : KKR Pemulihan Sentani Akan Jadi Agenda Tahunan

0
359

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, saat menghadiri KKR yang digagas oleh tokoh-tokoh adat dan hamba-hamba Tuhan yang ada di Kota Sentani, berlangsung di Lapangan Makam (Alm) Dortheys Hiyo Eluay, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (7/11/2020). (Irfan /LPC)

Berdoa untuk Pemulihan Sentani

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Tokoh-tokoh adat dan hamba-hamba Tuhan dari beberapa denominasi gereja yang ada di Kota Sentani selama 3 hari penuh melangsungkan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) bertempat di Lapangan Makam (Alm) Theys Hiyo Eluay, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura dengan Pemberita Firman Tuhan Pdt. Max Ebee.

Kegiatan rohani yang bertajuk “Transformasi Multi Dimensi bersama sebagai anak negeri” ini mengangkat tema “Bangkitlah Menjadi Terang (Yesaya 60:1)” dan sub tema “Inilah waktu pemulihan para pemimpin, jangan sampai terlambat” yang bertujuan untuk doakan Kota Sentani, Kabupaten Jayapura.

Kegiatan KKR ini selain untuk mendoakan Kota Sentani, juga dilakukan ibadah pengucapan syukur penggantian dan peresmian nama Bandara Sentani menjadi Bandara Dortheys Hiyo Eluay.

Dalam KKR ini juga dihadiri Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, Ketua Panitia Pelaksana KKR Yanto Eluay, Ketua FKUB Kabupaten Jayapura Pdt. Alberth Yoku, S.Th, M.Th, Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, M.Si, Danramil Sentani Mayor Inf. Jhon F. Dahar, SH, sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Jayapura, para Ondofolo dan tokoh-tokoh gereja yang ada di Kota Sentani.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, saat ditemui usai ibadah KKR sendiri tak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya. Ia mengatakan, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura memberikan apresiasi dan juga ucapkan terima kasih untuk tokoh-tokoh adat dan hamba-hamba Tuhan yang menggagas kegiatan KKR Pemulihan Secara Menyeluruh bagi Kota Sentani, serta acara syukuran nama Bandara Sentani menjadi Dortheys Hiyo Eluay.

“Kami dari pemerintah memberikan apresiasi dan terima kasih untuk acara KKR sekaligus acara syukuran nama bandara Sentani menjadi Dortheys Hiyo Eluay. Yang mana, hari ini masyarakat adat Sentani kumpul untuk mengucap syukur kepada Tuhan, karena ini ada maksud Tuhan yang baik untuk kebangkitan masyarakat adat kedepan,” ucapnya.
“Dengan adanya KKR untuk tokoh masyarakat dan tokoh adat di Sentani ini, kita juga berharap agar ada pemulihan, ada kebangkitan dan ada satu gerakan, bahwa dengan kekuatan Tuhan Jesus kita akan membangun daerah ini serta kita akan menggerakkan semua potensi yang ada mulai dari kampung, distrik dan kabupaten menjadi contoh yang baik untuk Papua kedepan,” tegas Mathius Awoitauw menambahkan.

Bupati Mathius juga menegaskan, kegiatan kerohanian atau KKR bagi Pemulihan Kota Sentani yang digagas oleh tokoh-tokoh adat dan tokoh-tokoh gereja di Sentani itu akan menjadi agenda rutin dari Pemerintah Kabupaten Jayapura setiap tahun.

“Dalam sambutan tadi saya sudah sampaikan kepada FKUB Kabupaten Jayapura dan PGGJ ini harus mengambil alih dan menggerakkan semua gereja-gereja dengan agama lain itu harus bersatu untuk berbicara terus mengenai kekuatan Tuhan untuk terjadi disini,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan KKR perlu dilakukan terus menerus di Kabupaten Jayapura. Untuk itu, dirinya berharap, dengan adanya KKR Pemulihan Kota Sentani ini, akan ada pemulihan dan kebangkitan untuk Kabupaten Jayapura yang lebih baik.

“Mereka ini memiliki kekuatan yang besar, karena ada rakyatnya, ada teritorial wilayah adat, kemudian juga mempunyai nilai-nilai yang luar biasa,“ tuturnya.

“Oleh karena itu, saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Jayapura, khususnya masyarakat adat Suku Sentani harus mengedepankan Tuhan dalam segala aspek kehidupan. Kalau kita percaya sungguh-sungguh, maka Tuhan akan menggerakkan dengan maksud orang-orang pribumi yang ada disini untuk kemuliaan nama Tuhan,” ajaknya.

Ketua Panitia Pelaksana KKR, Yanto Eluay mengungkapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah membantu dan mendukung KKR Pemulihan Kota Sentani, serta syukuran perubahan nama Bandara Sentani menjadi Bandara Dortheys Hiyo Eluay yang dapat terlaksana sesuai rencana dan berlangsung dengan sukses.

“Kami yakin untuk kemuliaan nama Tuhan itu pasti ada dukungan untuk masyarakat adat Suku Sentani dipulihkan mulai dari sekarang sampai di kampung-kampung yang ada di Sentani,” paparnya.
Pemulihan secara menyeluruh dalam perilaku hidup, kata pria yang juga Ketua Presidium Putra Putri Pejuang Pepera (P5) Provinsi Papua ini, meliputi hukum adat, hukum Tuhan dna hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia ini.

“Jadi kami bersama denominasi gereja, tokoh-tokoh adat, yang merupakan inisiasi dari beberapa hamba-hamba Tuhan, tokoh-tokoh gereja dan tokoh-tokoh agama Kristen khususnya di Kota Sentani yang melayani di gereja-gereja yang ada di Kota Sentani melakukan KKR ini guna pemulihan segala hal dalam perilaku hidup, yang meliputi hukum adat, hukum Tuhan dan juga hukum yang berlaku di negara kita ini,” tukas Yanto Eluay yang juga Ondofolo Kampung Sereh.

Ditempat yang sama, Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, M.Si, juga menyambut positif kegiatan KKR yang digagas oleh tokoh-tokoh adat dan hamba-hamba Tuhan yang ada di Kota Sentani.
Karena, pihaknya bersama TNI akan selalu mengawal keamanan di wilayah Kabupaten Jayapura yang selalu bersinergi dengan tokoh agama dan tokoh adat di Bumi Khenambay Umbay.

“Kalau kita tidak sama-sama bersinergi dan tidak berjalan bersama untuk mengamankan satu sama lain, maka hal ini menjadi berat, terutama program-program yang akan dilaksanakan pemerintah di daerah ini. Jadi kunci dari semua ini adalah kedamaian dan kebersamaan,” tandas mantan Kapolres Mimika ini. (Irf)

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here