Ratusan Pasien OTG Covid-19 di Kabupaten Jayapura Sedang Jalani Isolasi Mandiri

0
210
Infografis Perkembangan Covid-19 Kabupaten Jayapura Per 4 November 2020 hingga pukul 19.00 WIT. (Irfan/Humas Covid-19)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Ratusan pasien positif Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kabupaten Jayapura sedang menjalani perawatan melalui metode isolasi mandiri.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Jayapura pertanggal 4 November 2020, jumlahnya mencapai 106 pasien atau 17 persen.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Jayapura Khairul Lie, S.KM, M.Kes, mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 juga memastikan seluruh pasien yang dirawat melaui isolasi mandiri ditangani secara baik dengan dokter yang sudah ditugaskan oleh Gugus Tugas Covid-19.

“Sekarang yang kita tangani secara isolasi mandiri ada 106 pasien. Dan dari 106 pasien ini semua ada dokternya, jadi 1 dokter itu menangani 10 pasien positif Covid-19 OTG . Ya, kita bagi setiap 10 pasien ditangani 1 dokter,” ungkap Khairul Lie yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura dalam rilis yang diterima wartawan media online ini, Rabu (4/11/2020) malam.

Lanjut Khairul, selain pendampingan seluruh pasien positif Covid-19 tanpa gejala yang menjalani program isolasi mandiri di rumah masing-masing itu, juga mendapatkan pelayanan melalui pemberian vitamin dan obat-obatan berstandar Covid-19. Dimana, obat-obatan yang diberikan disesuaikan dengan petunjuk standar penanganan terhadap pasien positif Covid-19.

“Kemudian obat-obatan juga akan disuplai ke setiap pasien yang dirawat dengan menjalani isolasi mandiri itu. Jadi semua pengobatan standar Covid-19 mereka dapat,” ungkapnya.

Selain itu, dia menyampaikan dalam penanganannya, setiap pasien yang dinyatakan positif Covid-19, namun tanpa gejala ini juga dilatih dan di berikan petunjuk terkait dengan cara penanganan secara isolasi mandiri di rumah sesuai dengan standar pelayanan terhadap pasien yang masuk dalam kategori positif Covid-19 tanpa gejala.

“Melalui petugas medis juga setiap pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah diajarkan bagaimana cara penanganan terhadap keluarga yang menjalani isolasi mandiri di rumah. Semuanya kita ajarkan kepada mereka,” imbuhnya.

Dirinya juga menambahkan, ada sebanyak 5 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan disertai gejala klinis saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Youwari.

“Jadi pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit Youwari itu ada 5 orang,” katanya.

Dia mengakui pasien positif Covid-19 yang ditangani secara isolasi mandiri sudah banyak yang dinyatakan sembuh dan menyelesaikan isolasi mandiri setelah mengikuti petunjuk dan arahan dari tim medis, serta patuh terhadap anjuran mengenai penerapan protokol kesehatan selama menjalani dan sesudah menjalani isolasi mandiri.

Untuk diketahui, selama dua hari yaitu Selasa (3/11/2020) ada penambahan sekitar 4 kasus dan Rabu (4/11/2020) penambahan sekitar 3 kasus. Jadi ada penambahan jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak 8 kasus, sehingga berjumlah 608 kasus. Padahal di hari Senin (2/11/2020) berjumlah 601, maka hingga saat ini sudah mencapai jumlah kumulatif sebanyak 608 kasus. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here