Dialog Operasi Zebra Matoa 2020 Di Pandemi COVID – 19 Tanpa Tilang

0
274

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Dir Lantas Polda Papua Kombes Pol. M. Nasihin, berpendapat Ops Zebra Matoa 2020 muncul dari evaluasi jumlah kecelakaan dan pelanggaran yang disertai penyebab terjadinya kecelakaan cukup meningkat karena tugas Polri salah satunya ialah melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

Hal ini dikatakannya saat melakukan dialog di Radio Bahana Sangkakala Swara dengan tema “Operasi Zebra Matoa 2020 Ditengah Pandemi Covid – 19” Rabu, (4/11/2020).

Dijelaskannya, jika dilihat dari perbandingan Ops Zebra Matoa 2020, berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya. Dimana tujuan utamanya yakni, menertipkan pemakai jalan khususnya pejalan kaki, sepeda motor, mobil yang menggunakan jalan sebagai sarananya.

“Pada tahun lalu para pelanggar cenderung kita lakukan penindakan hukum dengan penilangan yang nyata-nyata mereka melakukan pelanggaran seperti tidak menggunakan helm, berkecepatan tinggi, anak – anak usia dibawah umur,” katanya.

Namun pada tahun 2020 ini pelaksanaannya edukatif, preemtif, preventif karena masih dalam masa pandemi dan menumbuhkan kesadaran yang cukup tinggi berlalu lintas terutama Protokol Kesehatan. Ketika masyarakat sadar hukum tentunya aparat keamanan penegak hukum tidak akan melakukan penilangan, dan ini mulai ada peningkatan kesadaran dari masyarakat.

“Ketika Polisi Lalu Lintas berada dijalan melihat pelanggar seperti tidak memakai helm, tidak ada spion atau tidak memakai masker, kita berhentikan dan ingatkan atau kita bantu kalau mereka lupa memakai masker dengan memberikan masker serta kita pasangkan,” ujarnya.

Dikatakan, adapun titik-titik rawan kecelakaan dan pelanggaran seperti depan Mall Kota Jayapura, seputaran bundaran Abepura, Waena. “Ops Zebra Matoa 2020 ini dilakukan menyeluruh bukan di Polda Papua saja melainkan seluruh Indonesia secara serempak karena ini tugasnya agar lebih tertib berlalu lintas sehingga bisa menekan kecelakaan lalu lintas dan masyarakat lebih sadar menerapkan Protol Kesehatan,” pungkasnya.

(Gracio/lintaspapua.com)

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here