Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah Minta Mendagri Jelaskan Kriteria Sekda

0
273

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)- Dalam Suatu pertemuan Wakil Ketua Asosiasi Pegunungan Tengah menyampaikan kepada  wartawan bahwa Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah (Lapago) menolak Dance Yulian Flassy dilantik sebagai Sekda Provinsi Papua, Sekaligus meminta penjelasan Presiden melalui Mendagri mengenai keputusan memilih Sekda Papua, Selasa (3/11), Swissbel Hotel Jayapura.

Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak mengatakan menentukan tim seleksi, dari 3 calon Sekertaris daerah. Dengan komposisi nomor urut 1 ada Doren Wakerwa, SH, no urut 2 Drs. Demianus Wausok Siep dan No urut 3 Dance Yulian Flassy, SE, M.Si. Kenapa memilih urutan ke 3 bukan urutan ke 1 “Kami dari Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah, kurang lebih 9 Kabupaten dan 9 Bupati, kami minta dengan tegas kepada Bapak Presiden melalui Menteri Dalam Negri meminta penjelasan tentang kriteria syarat pengangkatan Sekda Provinsi Papua, Yang jadi pertanyaan kami di wilayah Lapago, kenapa dari urutan 3 dengan nilai 67,30 bisa diangkat sedangkan Doren sebagai salah satu putra terbaik Papua yang saat ini menjabat sebagai Plt Sekda dengan nilainua 74,99 kenapa tidak ditetapkan,” Jelasnya.

Selain Itu Riki minta Presiden jelasan tidak memilih Doren yang tetapi Dance melalui nilai pada tahapan seleksi, yang mana lebih tepat bila dilantik seharusnya Doren.”Kalau memang seperti ini, tidak usah lakukan seleksi, silahkan langsung tunjuk saja. Kami juga minta pemerintah pusat harus pertimbangkan dari aspek-aspek lain, kami menilai tidak ada landasan atau aturan pemerintah, maka kami bisa anggap keputusan ini adalah keputusan politik atau ada parpol yang bermain,” Tutupnya.

(Fransisca/lintaspapua.com)

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here