Polres Jayapura Ungkap Kasus Narkoba : Nyambi Jual Sabu, Sopir Rental Diringkus

0
118

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, M.Si, saat memimpin jalannya press release dalam pengungkapan kasus narkoba jenis sabu didampingi Kasat Resnarkoba Polres Jayapura Ipda Neovaldo Sitinjak dan dua anggota Resnarkoba Polres Jayapura lainnya, di Halaman Mapolres Jayapura, Doyo Baru, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura, Sabtu (31/10/2020). (Irfan /LPC).

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Tim Satuan Reserse dan Narkoba Polres Jayapura berhasil menangkap seorang driver (sopir) rental berinisial ZM karena diduga terlibat peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba).

Pria yang baru tinggal di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura setelah sebelumnya tinggal di Wamena itu diringkus di BTN Furia Sentani, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura pada tanggal Sabtu, 7 Oktober 2020 lalu.
“Barang bukti yang kami dapat dari pelaku berupa sabu dengan berat 68 gram yang dikemas dalam 36 paket ukuran kecil dan sedang yang siap edar,” kata Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, M.Si, didampingi Kasat Resnarkoba Polres Jayapura, Ipda Neovaldo Sitinjak dan dua anggota Resnarkoba Polres Jayapura lainnya saat menggelar press release, yang berlangsung di Halaman Mapolres Jayapura, Doyo Baru, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura, Sabtu (31/10/2020).

Terungkapnya kasus ini, kata Kapolres Victor, berkat informasi yang berhasil didapatkan oleh anggotanya dan langsung ditindaklanjuti oleh Tim Satuan Resnarkoba Polres Jayapura.

“Penangkapan terhadap ZM ini terjadi pada Sabtu, 07 Oktober 2020 lalu dan kenapa kita baru rilis sekarang, karena saat itu kita sedang melakukan pengembangan. Dan, dari hasil pengembangan itu ternyata ZM ini tidak bekerja sendiri, karena ada satu tersangka lagi dengan inisial ‘A’ yang hingga saat ini masih dalam pengejaran dan sudah ditetapkan dalam DPO (daftar pencarian orang),” katanya.

Lebih lanjut AKBP Victor Mackbon menjelaskan, pelaku ZM sendiri merupakan residivis dari kasus yang sama yakni, mengedarkan narkotika jenis sabu sewaktu yang bersangkutan masih tinggal di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Dari pengakuan pelaku ZM, AKBP Victor Mackbon menuturkan, bahwa yang bersangkutan ini sudah 7 tahun lamanya tinggal di Papua, terlebih khusus di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya. “Dan dia sendiri mengaku belum lama ini pindah ke Kota Sentani,” tuturnya.
Soal kronologi penangkapan, pria yang pernah menjabat sebagai Kapolres Mimika itu menjelaskan, pada saat itu anggotanya mendapatkan informasi bahwa ada narkotika jenis sabu yang datang dari Makassar dan dibawa oleh tersangka ‘A’.

“Jadi barang haram ini dibawa oleh A dari Makassar dan diterima oleh ZM di Bandara Sentani saat itu, kemudian ZM ini membagikan sabu ini kedalam paket-paket siap edar sesuai dengan pesanan. Ketika anggota melakukan penggerebekan ternyata memang ada barang bukti tersebut, awalnya hanya 26 paket saja. Tetapi, setelah dikembangkan rupanya ada 10 paket lainnya yang sudah disembunyikan oleh ZM,” jelasnya.

“Dipasarkan kepada pengguna-pengguna yang ada di Kota Sentani dan sekitarya. Dia sudah tujuh (7) tahun tinggal di Wamena dari pengakuannya, dan selama disana dia tidak memasarkan sabu. Tapi kita tidak serta-merta langsung percaya atas pengakuannya itu, kita juga sedang dalami soal pengakuannya tersebut,” tambah Kapolres Jayapura diakhir rilisnya. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here