2 Distrik Masih Zona Merah, Gustu Covid-19 Minta Masyarakat Tetap Terapkan Prokes

0
157
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan Pencegahan Covid-19 (Coronavirus) yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Khairul Lie, S.KM, M.Kes. (Irfan /LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Hingga saat ini, dua distrik masih masuk dalam zona merah. Seperti misalnya di Distrik Sentani dan Distrik Waibhu yang sampai saat sekarang ini menjadi wilayah distrik tertinggi penyebaran Covid-19.

“Oleh karena itu, kami dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 meminta kepada masyarakat, khususnya yang beraktivitas di wilayah zona merah penyebaran Covid-19 ini agar tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, selalu menjaga jarak dan rajin mencuci tangan saat beraktivitas di luar rumah,” tegas Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Jayapura, dr. Khairul Lie, S.KM, M.Kes, saat dikonfirmasi wartawan media online ini via telepon seluler, kemarin.

“Dua wilayah, yakni Distrik Sentani dan Distrik Waibhu masih zona merah, karena penyebaran Covid-19 di dua wilayah itu masih sangat tinggi,” sambung pria yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura.

Dari data yang ada jumlah pasien positif Covid-19 yang ada di Distrik Sentani sampai saat ini sebanyak 402 orang. Jumlah tersebut tersebar di 3 Kelurahan dan 4 kampung yang ada di wilayah distrik itu. Kemudian di Distrik Waibhu menempati posisi kedua dengan jumlah pasien secara komulatif sampai saat ini sebanyak 108 orang yang tersebar di 1 Kelurahan dan dan 7 Kampung yang ada di wilayah distrik tersebut.

Karena itu, pemerintah tanpa henti untuk terus mengingatkan masyarakat agar pada saat beraktivitas di daerah zona merah khususnya di Distrik Sentani dan Distrik Waibhu diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Kami terus mengingatkan kepada masyarakat, supaya tetap peduli terhadap aturan penerapan protokol kesehatan yang sudah diingatkan oleh pemerintah. Bahkan sampai saat ini kami terus memberikan imbauan-imbauan agar masyarakat tidak mengabaikan protokol kesehatan,” ujarnya.

Setidaknya sampai saat ini data kasus yang terkonfirmasi positif secara komulatif sebanyak 587 orang. Jumlah yang dinyatakan sembuh sebanyak 440 orang dan yang masih dirawat sebanyak 132 orang, sementara yang sudah meninggal dunia sebanyak 15 orang. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here