Buat Keramaian, Wajib Kantongi Surat Rekomendasi dari Tim Gustu Covid-19

0
128
Data Infografis Perkembangan Covid-19 Kabupaten Jayapura per Tanggal 02 Oktober 2020. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  – Ditengah wabah Covid-19 segala aktifitas masyarakat dibatasi, khusus Kabupaten Jayapura, untuk itu Juru Bicara Tim Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Jayapura dr. Khairul Lie, S.KM, M.Kes, mengimbau, agar pihak yang ingin melaksanakan kegiatan mengundang keramaian wajib mengantongi surat rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jayapura.

Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Jayapura, Khairul Lie. (Irfan /LPC)

Demikian disampaikan dr. Khairul Lie, S.KM, M.Kes, saat dihubungi wartawan media online via telepon seluler, Minggu (4/10/2020) malam.
Kepala Dinas Kesehatan ini juga menjelaskan, pada prinsipnya pihaknya bisa mengijinkan suatu kegiatan yang mengundang keramaian itu apabila sudah mendapat surat rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jayapura, yang ada di Lantai I Kantor Bupati Jayapura.

Apabila sudah mendapatkan surat rekomendasi yang dimaksud, maka pihak yang ingin membuat kegiatan yang mengundang keramaian harus lagi memproses izin keramaian kepada pihak Kepolisian. Tentunya, rekomendasi yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jayapura adalah terkait masalah protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung.

“Harus dipastikan tidak bergerombol, lalu ada protokol kesehatan disitu. Jadi kalau dia melanggar ketentuan itu, berarti acara pertemuannya bisa dibubarkan. Jadi harus dapat rekomendasi dari tim Gugus Tugas Covid-19 yang ada di kantor bupati. Apabila sudah mendapat surat rekomendasi yang dimaksud, maka selanjutnya harus membuat izin keramaian di Kepolisian,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan Khairul Lie, surat rekomendasi yang didapat, tentunya terkait masalah protokol kesehatan. Kemudian, yang harus dilakukan seperti, kegiatan di gedung, maka syarat maksimal diikuti 50 orang, wajib menyediakan Hand Sanitizer, menggunakan masker dan sebagainya.

“Itu sudah ada ketentuan, biasanya 50 orang. Tergantung ruangan yang digunakan itu ruangan nya yang mana, jadi ruangan itu ada standarnya seperti di hotel itukan ada standarnya dan kaga jarak atau tidak berkerumun. Kan kalau rapat kerja, jadi dong (mereka) kan harus atur jarak dan meja atau kursi harus di tata lagi agar jaga jarak,” tegasnya lagi.
“Artinya, surat rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19 menjadi hal yang wajib, dan setelah dapat rekomendasi itu harus buat lagi izin keramaian di Kepolisian,” tukas Khairul Lie. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here