Kadisdik Harap Pihak Aparat Kampung Seriusi Permasalahan Pendidikan

0
192
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Jayapura, Ted Yones Mokay. (Irfan /LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DMPK) berkomitmen untuk mengeluarkan semacam peraturan atau surat edaran Bupati Jayapura agar setiap Kepala Kampung dapat mendanai pendidikan atau sekolah yang ada di kampung melalui Dana Kampung.

Oleh karenanya, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Jayapura Ted Yones Mokay berharap pihak kampung menseriusi permasalahan pendidikan yang ada di kampung-kampung.

“Jadi kami dari Dinas Pendidikan bertemu Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK), juga sama-sama dengan Unicef dan WVI (Wahana Visi Indonesia). Kami Dinas Pendidikan harapkan masalah pendidikan itu juga bisa diseriusi oleh kampung,” jelas Ted Yones Mokay saat ditanya wartawan media online ini di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (7/10/2020) sore.

Dirinya juga menyampaikan, DPMK harus membuat suatu petunjuk teknis (Juknis) atau semacam mengeluarkan suatu peraturan untuk memberi perhatian kepada sekolah.

“Apakah Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung ini bisa membuat suatu Juknis atau semacam mengeluarkan suatu peraturan agar bisa dilakukan untuk memberi perhatian kepada sekolah,” kata Kadisdik.
Lanjut pria yang akrab disapa TYM ini mengatakan, misalnya saat ini kita banyak kekurangan sarana belajar di sekolah-sekolah yang ada di kampung.

“Seperti meja dan kursi, apakah pihak kampung mungkin bisa bantu siapkan sarana belajar tersebut. Kemudian juga ada kekurangan ruang belajar, apakah kampung bisa membantu untuk membangun ruang belajar yang masih kurang di sekolah,” tandas Ted Yones Mokay.

Kata Ted, kekurangan sarana belajar di sekolah yang terdapat di kampung itu apakah dapat dibantu oleh pihak aparat kampung dari dana kampung.

“Jadi kan kita ada modul-modul untuk anak-anak bisa belajar secara mandiri di rumah, modul-modul pembelajaran semacam itu yang kita punya, apakah kampung melalui dana kampungnya itu mereka mau, atau aparat kampung dan perangkatnya mau untuk membiayai pembuatan modul-modul itu lalu diberikan kepada anak-anak di sekolah,” ujarnya.
Lebih lanjut Ted menuturkan, hal itu yang sudah dilakukan pihaknya, sehingga pihaknya sampaikan hal itu saat melakukan pertemuan dengan DPMK Kabupaten Jayapura.

“Kami tinggal menunggu tindaklanjut dari DPMK seperti apa dengan pihak aparat kampung, nantinya juga dengan pihak sekolah. Hal itu yang sudah kita bahas bersama-sama, apalagi pak kepala DPMK juga sudah nyatakan bersedia, mudah-mudahan bisa ditindaklanjuti oleh DPMK,” tutupnya. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here