Ted Mokay : Pembangunan SD Pertegas Posisi Distrik Airu Adalah Bagian Dari Kabupaten Jayapura

0
327
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Jayapura, Ted J. Mokay, saat berbincang dengan Kepala Kampung Malili Distrik Airu, Kepala Suku dan masyarakat setempat. (Irfan /LPC)

Tahun Depan, Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Akan Bangun SD di Distrik Airu

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Setelah santer diberitakan terkait adanya pembangunan fisik berupa sekolah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Yalimo di perbatasan wilayah antara Kabupaten Jayapura dengan Kabupaten Yalimo tepatnya di Distrik Airu, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Dinas Pendidikan angkat bicara.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Jayapura, Ted J. Mokay akan segera membangun Sekolah Dasar (SD) di distrik yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Yalimo itu.

“Ini kami lakukan menyusul adanya dugaan penyerobotan wilayah yang dilakukan oleh Pemkab Yalimo,” ujarnya pagi ini saat ditemui di ruang kerjanya.

Ted Mokay menambahkan, rencana pembangunan SD itu untuk mempertegas bahwa Distrik Airu sebagai bagian dari wilayah Kabupaten Jayapura.

“Iya, ini untuk mempertegas kalau Distrik Airu adalah bagian dari Kabupaten Jayapura. Karena sudah banyak saudara-saudara kita dari Yalimo yang masuk ke dan tinggal disitu. Contoh seperti di Naira dan Kamikaro itu ada sekolah yang di bangun oleh Yalimo, tapi guru-gurunya itu dari Kabupaten Jayapura, maka itu kami tidak bisa tinggal diam,” tegas pria yang akrab disapa TJM ini.

Dia menjelaskan, rencana pembangunan sekolah di distrik terjauh ini merupakan salah satu solusi, agar Pemkab Yalimo tidak lagi mengklaim bahwa Distrik Airu adalah wilayahnya.

“Memang kita akui Airu adalah distrik terjauh, tapi bukan berarti Distrik Airu dibedakan dengan 18 distrik lainnya yang ada di Kabupaten Jayapura. Distrik Airu juga tetap dapat perhatian dari pemerintah. Oleh karena itu, kita akan bangun sekolah disana, memang saat ini tenaga guru disana tidak banyak, tapi secara bertahap akan kami tambah. Kalau sudah ada guru dan tenaga medis di Airu pasti Yalimo akan berpikir dua kali untuk mengklaim Airu sebagai wilayahnya,” terang Ted Mokay yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Jayapura.

Dirinya juga menambahkan, Sekolah Dasar yang akan dibangun di Distrik Airu direncakanan akan dibagun pada awal tahn 2021 mendatang.
“Kalau sekarang belum bisa, nanti tahun depan setelah perubahan baru kita masukan dalam perencanaan,” cetusnya.

Sementara itu ditempat terpisah, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, mengatakan kondisi Distrik Airu sama dengan 18 distrik lainnya di Kabupaten Jayapura.

“Sama saja tidak ada bedanya, setiap kampung di Airu juga memiliki pemerintahan yang aktif dan juga punya nomor registrasi. Serta mendapatkan alokasi dana kampung dari Kabupaten Jayapura, jadi tidak ada bedanya dengan distrik-distrik yang lain, semua mendapat perhatian dari pemerintah,” beber Bupati Mathius belum lama ini.

Wilayah Distrik Airu berbatasan dengan Kabupaten Yalimo. Isu klaim wilayah dan tapal batas di Distrik Airu kerap membumbui hubungan Pemkab Jayapura dan Yalimo.

“Masalah perbatasan sudah jelas diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1969 (tentang Pembentukan Provinsi dan Kabupaten-Kabupaten Otonom di Irian Barat). Ketika muncul permasalahan tapal batas, kami membawa dokumen, profil dan peta wilayah untuk membuktikan kepada pemerintah pusat. Bahwa wilayah tersebut merupakan bagian dari Kabupaten Jayapura,” jelas Mathius Awoitauw.

Dia melanjutkan mereka tetap berkomitmen menuntaskan persoalan tapal batas dengan Yalimo. Namun, Pemkab Yalimo justru tidak hadir saat diundang untuk membicarakan persoalan tersebut.

“Distrik Airu memang jauh dari pusat pemerintahan, tetapi tapal batas Kabupaten Jayapura ada di situ. Pemkab Yalimo seharusnya tetap mengikuti penetapan tapal batas kabupaten induk sebelum dimekarkan dari Jayawijaya,” tegas Mathius Awoitauw. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here