<
Lintaspapua.com

Edu Sasarari : Jembatan Yahuli Dapat Difungsikan, Akses Trans Jayapura – Wamena Terbuka Percepat Pembangunan  di Pegunungan Tengah Papua

LINTAS PAPUA - Senin, 14 September 2020 - 09:27 WITA
Edu Sasarari : Jembatan Yahuli Dapat Difungsikan, Akses Trans Jayapura – Wamena Terbuka Percepat Pembangunan  di Pegunungan Tengah Papua
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Jayapura, Edu Sasarari, ST, MM., saat diwawancar, ketika melakukan kunjungan pada Jumat (11/9/2020) dilokasi Jembatan Yahuli di jalur Trans Papua, Jayapura – Wamena.(ISTIMEWA/AM) ()
Penulis
|
Editor

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Jayapura, Edu Sasarari, ST, MM., mengatakan, bahwa Jembatan Yahuli Dapat Difunugsikan dan  Dilalui, Guna Percepat Pembangunan di 9 Kabupaten di Pegununugan Tengah Papua.

Hal ini disampaikan Edu Sasarari, ST, MM., ketika melakukan kunjungan pada Jumat (11/9/2020) dilokasi Jembatan Yahuli di jalur Trans Papua, Jayapura – Wamena.

Edu Sasarari, ST, MM., ketika melakukan kunjungan pada Jumat (11/9/2020) dilokasi Jembatan Yahuli di jalur Trans Papua, Jayapura – Wamena. (Andika/ISTIMEWA)

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Papua, Asniaty. ST, (Jilbab) bersama Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Jayapura, Edu Sasarari, ST, MM (Tengah) dan rekan kerja lainnya saat foto di jembatan Yahuli. (ISTIMEWA)

Sebagaimana diketahui, Edu Sasarari dilantik pada  5 Januari 2020 di Jakarta dan kini  dirinya mulai melakukan terobosan seperti turun lapangan, guna melihat pekerjaan yang dilakukan pada wilayah kerja Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XVIII Jayapura.

“Meskipun ada kendala, namun kami pastikan bahwa jembatan penghubung seperti jembatan Yahuli sudah dapat difungsikan agar semua pekerjaan dapat terlaksana dengan baik,” ujar  Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Jayapura, Edu Sasarari, ST, MM., dalam konfirmasi kepada media, Minggu, 13 September 2020.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Jayapura, Edu Sasarari, ST, MM., mengatakan, bahwa Jembatan Yahuli Dapat Difunugsikan dan  Dilalui, Guna Percepat Pembangunan di 9 Kabupaten di Pegununugan Tengah Papua. (ISTIMEWA)

 “Pembangunan jalan trans ini harus kita dukung sama-sama, karena merupakan program pemerintah yang yang harus diprioritaskan. Sehingga dengan akses jalan yang sudah sampai ke Elelim, dapat meringankan beban masyarakat yang ada di 9 kabupaten pegunungan tengah Papua,” kata Edu Sasarari. (ISTIMEWA)

Dikatakan, bahwa Jembatan Yahuli Kab. Yalimo Penghubung Jalan Trans Papua,Jayapura -Wamena telah mengalami putus 5 kali, namun  kini sudah bisa di fungsikan kembali.

 

“Pembangunan jalan trans ini harus kita dukung sama-sama, karena merupakan program pemerintah yang yang harus diprioritaskan. Sehingga dengan akses jalan yang sudah sampai ke Elelim, dapat meringankan beban masyarakat yang ada di 9 kabupaten pegunungan tengah Papua,” kata Edu Sasarari.

Disampaikan, bahwa apa yang diberikan oleh pemerintah pusat mengharuskan semua pihak berpikir ekstra untuk bersinergi dalam pembangunan di Papua.

“Apa yang di berikan pemerintah pusat  kepada kita di papua Menharuskan kita berpikir ekstra untuk bagaimana ikut bersinergi dengan pusat membangun papua..dirinya mengatakan bahwa contoh nya pekerjaan jembatan yahuli yang berada di kabupaten Yalimo yang berfungsi sebagai jalan trans jayapura wamena yang menghubungkan 9 kabupaten di pegunungan papua sudah 5 kali putusm  sehungga dengan kunjungan kepala balai kali ini dirinya memastikan bahwa jembatan yahuli sudah dapat di fungsikan,” ungkap Edu Sasari, menutup keterangannya kepada media.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Papua, Asniaty. ST, saat diwawancara di Lokasi Jembatan Yahuli. (ISTIMEWA/Andika)

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Papua, Asniaty. ST., mengatakan, bahwa jembatan Yahuli dapat dilalui, yang mana di bangun dengan dua tahun anggaran dari tahun 2019 dan tahun 2020.

“Pembangunan Jembatan dikerjakan dan diselesaikan secara bertahap, sebab sudah 40 persen dan dipastikan dan dapat difungsikan, Pekerjaan broncong proteksi dan pasangan batu untuk pelengkap yang belum selesai dan akan dikerjakan,” tandasnya. (Dhoto /LintasPapua.Com)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
123