Ketua LMA Port Numbay: Tidak ada Konflik Suku di Jayapura, Itu Masalah Perseorangan!

0
603
Ketua LMA Port Numbay: Tidak ada Konflik Suku di Jayapura, Itu Masalah Perseorangan. Richard (LPC)
Ketua LMA Port Numbay: Tidak ada Konflik Suku di Jayapura, Itu Masalah Perseorangan. Richard (LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) — Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay, George Awi, menegaskan bahwa, peristiwa yang terjadi, pada 10 September 2020 kemarin, yang memakan 7 korban luka, di pantai Holtekamp. Itu bukan konflik suku atau konflik antara masyarakat Kampung Nafri dan Kampung Enggros. Peristiwa itu murni kasus perseorangan, dan murni kriminal.

“Saya tegskan kepada semua pihak, dan seluruh warga masyarakat di Kota Jayapura, bahwa peristiwa, pada 10 September 2020, di pantai Holtekamp, dan ada 7 orang menjadi korban. Itu bukan konflik suku atau konflik antara masyarakat Kampung Nafri dan Kampung Enggros. Karena peristiwa itu murni, kasus perseorangan, dan murni kasus kriminal,” tegas Ketua LMA Port Numbay, George Awi, saat jumpa pers, kepada wartawan, Sabtu (12/09/2020), di kediaman LMA, Tanah Hitam, Abepura.

Sebut, Ketua LMA Itu, sebagai pemimpin adat di Kota Jayapura, dirinya mengigatkan kepada semua pihak, untuk dapat bertahan diri, utamanya masyarakat Kampung Nafri dan Kampung Enggros, soal status kepemilikan tanah Holtekamp, sebab sedang masih dalam sengketa hukum oleh para pihak terkait, hingga status kepemilikan tanah Holtekamp itu, mendapat keputusan inkrah oleh pengadilan, melalui Mahkamah Agung (MA).

“Soal status kepemilikan tanah Holtekamp, sedang dalam sengketa hukum. Dan para pihak yang terkait, harus menunggu keputusan inkrah oleh pengadilan, melalui Mahkamah Agung (MA), soal pihak mana yang memiliki kawasan Holtekamp itu,” ujar George Awi, Ketua LMA Port Numbay Itu.

Ia pun mengharapkan, agar kepolisian, Polresta Jayapura, segera melakukan penyelidikan, untuk menangkap oknum pelaku, yang bertikai saat peristiwa itu terjadi, hingga ada rasa keadilan bagi keluarga korban, akibat peristiwa Holtekamp itu. pesannya.(Richard/Lintas Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here