‘’Koalisi Keerom BERSIH’’ Ajukan Piter – Wahfir Pada Pilkada Keerom

0
728

Suasana Deklarasi dan Pendaftaran Paslon dari ‘Koalisi Keerom Bersih’, Calon Bupati Keerom, Piter Gusbager SHut, MUP dan Calon Wakil Bupati Keerom, Drs. H. Wahfir Kosasih, SH, MH, MSi, di Jaifuri, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Jumat (4/9/2020) kemarin. (Arief /LPC)

Gabungan Partai Golkar, Nasdem, PDIP dan PKB Yakin ‘Bersih’ Hadirkan Perubahan Keerom

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Menjawab kegelisahan tentang perbaikan pembangunan Keerom, gabungan 4 Partai Politik di Kabupaten menyatakan deklarasinya untuk mendukung pasangan Calon Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP dan Calon Wakil Bupati, Drs. H. Wahfir Kosasih, SH, MH, MSi, untuk maju pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Keerom Tahun 2020 yang akan digelar pada 09 Desember mendatang.

‘Koalisi Keerom Bersih’ yang merupakan akronim dari nama Gusbager – Kosasih  beranggotakan 4 parpol yaitu Golkar (dengan perolehan 3 kursi), Nasdem (3 kursi), PDIP (1 kursi) dan PKB (nonseet) menyatakan dukungannya bagi kedua Paslon dan meyakini keduanya bakal memenangi kontestasi tersebut.

Calon Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP. (Arief /LPC)

Dalam acara deklarasi yang digelar di Halaman Kantor Sekretariat ‘Koalisi Keerom Bersih’ Distrik Skanto tersebut, selain dihadiri oleh pasangan kandidat calon Bup/Wabup, juga dihadiri ketua dan sekretaris partai diantaranya DPD Partai Golkar Keerom, H. Syahabuddin, SP, MSi dan Muchtyali Y. Sinay, dari Nasdem ada Sigit Widodo AMG dan Agung Rianto, PDIP ada Leonardus dan Philipus H, serta dari PKB ada Ismanto dan Mirfaqoini.

Pada kesempatan tersebut para Ketua membacakan formulir B1-KWK yang mengusung paslon BERSIH untuk maju pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Keerom. Mereka mengemukakan alasan untuk mendukung Paslon pasangan Bupati/wakilbupati.

Selanjutnya Calon Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, memberikan orasi politiknya. Ia mengemukakan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan oleh keempat Parpol yang mendukungnya. Ia bersama Wahfir Kosasih mengemukakan tekadnya untuk membawa perubahan bagi Keerom.

‘’Kami berdua maju sebagai Bupati dan Wakil Bupati Keerom meninggalkan karier ASN yang telah lama dibangun tak lain karena ini adalah panggilan ibu pertiwi untuk menjawab amanat penderitaan rakyat Keerom,’’ujarnya.

Ia juga menyebut bahwa Keerom butuh semua kepastian atas semua ketidakpastian dan resiko resiko pembangunan di Kabupaten Keerom. ‘’Saat ini Keerom membutuhkan kepastian terhadap persoalan-persoalan amanat penderitaan rakyat,’’ujarnya.

Sementara itu dalam sesi wawancara, ia menyebut bahwa dalam deklarasi selain menandai dimulainya perjuangan untuk melakukan perubahan di Keerom adalah dari Skanto sebagai ujung utara Kabupatan dan akan terus menyebar hingga ke distrik terjauh di Towe.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati Keerom, Drs. Wahfir Kosasih, SH, MH, MSi, mengemukakan memang tak ada satu pasalpun dalam UU yang melarang non Papua untuk maju sebagai 01 di kabupaten.

‘’Namun ruh dari UU sendiri secara politis adalah hak kesulungan dari orang-orang Papua. Karena itu saya hadir di Keerom bersama Piter Gusbager adalah ingin mengembalikan hak kesulungan yang ada di Keerom akan kembali kepada putra Keerom membangun rumahnya Keerom itu sendiri, dan kami bersama mendukung dari belakang sehingga dengan kebersamaan, kedamaian keindahan dan kemakmuran,’’ujarnya.

Selanjutnya, Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Keerom, yang baru saja melakukan deklarasi di Skanto, yaitu Calon Bupati, Piter Gusbager, SHut, MUP dan Calon Wabup Keerom, Wahfir Kosasih, SH, MH, MSi, atau diakronimkan sebagai BERSIH secara resmi mendaftar di KPU sebagai salah satu Paslon yang akan maju pada Pemihan Bupati dan wakil Bupati Keerom pada 09 desember 2020 mendatang.

Pelaksanaan pendaftaran dilakukan ke KPU Keerom di Jalan protocol Arso Swakarsa. Calon Bupati, Piter Gusbager, SHut, MUP, dan Calon Wakil Bupati, Drs. H. Wahfir Kosasih, SH, MH, MSi, diterima oleh tiga komisioner KPU, yaitu Melianus Gobay, Frenky Tiwe dan Robert Watae. Selanjutnyab dilakukan verifikasi atas berkas-berkas syarat pencalonan dan syarat calon oleh tim verifikator.

Sementara dari Bawaslu Keerom juga hadir yaitu Ketuanya, Natalia Yonggom dan kedua anggota Yanes R. dan Carmiati. Proses pendaftaran berjalan dengan baik dan lancar. KPU Keerom pun mengapresiasi paslon yang mendaftar tersebut, meskipun ada sedikit kekurangan dalam berkas syarat namun tidak substantif.

‘’Untuk beberapa dokumen yang kurang masih bisa dilengkapi pada tanggal 6 September 2020,’’ujar Meli Gobay. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here