Kanwil Agama, Balai Diklat dan Kemenag Keerom Gelar Pelatihan Teknis Guru Agama

0
489

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua, Pdt. Amsal Yowei, SE, MPdK bersama Ka. Kantor Kemenag Kab Keerom, Karel Mambay, SE, MPdK dan dari Balai Diklat Keagamaan Papua, Beatrix Windesi, saat acara pembukaan pelatihan teknis di Keerom, kemarin. (Arief /LPC)

Meski Masa Pandemi Covid, Kualitas Guru Agama Diharap Tetap Terjaga

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Untuk menjaga kualitas guru-guru madrasah dan guru agama (multiagama) di Kabupaten Keerom, maka Kanwil Kemenag Papua, Kantor Kemenag Kab Keerom serta Balai Diklat Keagaman Provinsi Papua menggelar ‘Pelatihan Teknis Pelayanan Publik Bagi Guru Madrasah dan Guru Pendidikan Agama (multi agama) pada Kementerian Agama Kabupaten Keerom.’

Sebanyak 25 guru madrasah dan guru agama (multi agama) yang ada di Kabupaten Keerom mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di Arso Grande Hotel, Arso II, Kabupaten Keerom. Mereka mendapatkan materi-materi terkait dengan pelayanan public khususnya untk meningkatkan kualitas SDM di bidang keagamaan (multi agama).

Hadir dan membuka acara pada kegiatan tersebut, kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua, Pdt. Amsal Yowei, SE, MPdK sekaligus ia tampil sebagai pemateri. Selain itu juga hadir Kepala Kantor Kemenag Kab Keerom, Karel Mambay, SE, MPdK dan dari Balai Diklat Keagamaan Papua, Beatrix Windesi, saat acara pembukaan pelatihan teknis di Keerom, kemarin.

Usai kegiatan, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua, Pdt. Amsal Yowei, SE, MPdK kepada wartawan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan dan menjaga kualitas SDM guru meski berada di masa pandemi Covid-19.

‘’Kegiatan Pelatihan teknis pelayanan public bagi guru madrasah dan multi agama ini tujuannya agar guru agama yang mengikuti pembinaan kali ini bisa terjaga dan meningkat kualitas SDM melalui kegiatan ini. Maka kami harapkan agar mereka para guru madrasah dan guru agama untuk focus mengikutinya. Agar menjadi bekal bagi mereka saat kembali ke sekolahnya masing-masing,’’ujarnya.

Sementara itu, mewakili Kepala Balai Diklat Keagamaan Provinsi Papua, yaitu Beatrix Windesi, menerangkan bahwa pada kegiatan kali ini sebanyak 25 guru agama dan guru madrasah yang ada di Keerom mengikutinya.

‘’Kegiatan ini memang merupakan program kementerian agama melalui balai diklat peruntukannya bagi guru agama yang ada agar bisa meningkatkan SDM mereka menjadi guru yang professional dan cakap dalam melaksanakan tugas-tugas di sekolah mereka masing-masing,’’ujarnya.

Ia juga menambahkan dalam kegiatan pelatihan teknis yang dilaksanakan di masaa pandemi Covid-19 maka pihak penyelenggara menggelar dengan tetap menerapkan protokoler kesehatan Covid-19. Yaitu dengan menyediakan dan mengenakan masker, menyediakan hand sanitizer dan menjaga jarak. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here