Pelatih Futsal PON Papua,  Daud Arim Terus Genjot Latihan Kesiapan TC Khusus

0
74
Tim Futsal PON Papua saat mendengarkan arahan Pelatih Daud Arim, di Lapangan Futsal Polimak I Pemancar, Jumat, (13/07/2018) kemarin. (Geis /HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Tim futsal PON Papua terus berlatih dan menjalankan program latihan, meskipun Pekan Olahraga Nasional PON Ke XX Akan di laksanakan pada Oktober 2021 mendatang.

“Sampai hari ini kami tim futsal terus latihan dalam persiapan TC khusus. Kita sudah mulai dengan latihan teknik, taktik karena sesuai rencana awal PON akan di laksanakan di tahun 2020 ini. Tapi di tunda tetapi tetap program itu kami jalankan,” kata Pelatih Futsal PON Papua,  Daud Arim yang ditemui usai latihan tim di lapangan Mutiara Hitam, Polimak I, Rabu, (12/08/2020).

Dirinya menambahkan program latihan kami inikan senin-sabtu, senin-selasa itu kita program latihan teknik, taktik. Untuk haru rabu kita masuk dalam program fisik. Program fisik ini ada kekuatan, daya tahan endurance, kecepatan kita pakai kita pakai di hari rabu-kamis, untuk hari jumat sendiri kita biasa lihat kalau memang isa uji coba kita uji coba kalau tidak kita kembali lagi di latihan teknik dan taktik. Untuk hari sabtu karena minggu libur kita latihan fisik lagi di sabtu.

“Anak-anak selalu siap dengan materi latihan yang ada. Jadi sampai hari ini semua anak-anak dalam keadaan yang sehat dan baik, semua latihan dengan baik. Semua pemain saat ini berjumlah 18 orang pemain,” ujarnya.

Ditanya apakah ada pemain yang masih berada diluar ataupun cedera, Daud mengatakan hanya Ardi Runtuboy saja yang masih berada di Surabaya dengan tim futsal di sana. Dua pemain lainnya sudah bergabung dan sudah latihan bersama dengan tim yaitu Yosep Mikus dan Marcel Ireeuw. “Memang ada beberapa pemain kami yang masih cedera tapi kita juga berharap agar mereka segera pulih dan dapat berlatih dengan tim lagi,” terangnya.

“Perkembangan anak-anak sampai dengan hari ini sudah sangat bagus, kita berharap dari KONI Papua, Puslatprov, Asprov PSSI Papua, mungkin di bulan-bulan September atau Oktober kita minta ijin. Kalau memang diijinkan ya biar kita bisa pergi ke Timika, mungkin disana kita bisa lihat lapangan bertanding sekaligus bisa kita lakukan uji coba dengan tim-tim lokal di Timika,” harapnya.

Menurut nya sehingga anak asuhnya tidak merasa jenuh dalam latihan mereka tiap hari, sehingga apabila diijinkan nanti, paling tidak satu atau dua minggu kita bisa berada di Timika untuk melakukan uji coba lapangan sekaligus uji coba harapan kami seperti itu.

“Kami selama ini sangat berterima kasih kepada atas seluruh dukungan dari KONI Papua, Puslatprov serta Asprov PSSI Papua yang telah mendukung kami seluruh tim futsal PON dalam keadaan yang baik,” ungkapnya. (GM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here