🇰 🇮 🇳 🇬 ‘🇸 🇸 🇼 🇴 🇷 🇩 : SEE THE UNSEEN

0
5746

🇰 🇮 🇳 🇬 ‘🇸 🇸 🇼 🇴 🇷 🇩

Bacaan Setahun:
Mzm. 72
2 Taw. 1-3

SEE THE UNSEEN

“Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat MELIHAT Kerajaan Allah.”Kata Nikodemus kepada-Nya: “Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?” Yohanes 3:3-4

Proses melihat pasti berhubungan erat dengan mata, namun sebenarnya mata adalah hanya alat yang berupah lensa dan sensor yang kemudian meneruskan informasi melalui jaringan syaraf ke otak. Sehingga otaklah sebenarnya yang membaca apa saja yang lensa mata terima.

Itu sebabnya kata “aku melihat” diartikan juga “aku mengerti atau aku mengetahui“.

Didalam Alkitab ada cerita seorang Farisi tua yang bernama Nikodemus, pada suatu malam ia datang kepada Rabi muda Yesus. Ia datang karena mendengar “pengajaran Yesus“ dan melihat mujizat yang dilakukan terhadap orang-orang yang mendengarkan.

Nikodemus dengan rendah hati bertanya dan ingin mengetahui “apa rahasianya“? Kebenaran apa yang Yesus mengerti, sehingga Ia berpengetahuan demikian menakjubkan?
Yesus menjawab, untuk bisa “melihat” Kerajaan Sorga seperti yang Aku lakukan engkau harus dilahirkan kembali.

Dalam bahasa yang lebih umum, untuk mengetahui dan mengalami Kerajaan Allah, kamu harus “dilahirkan kembali”. Kata dilahirkan kembali ini juga bukan arti hurufiah yaitu masuk kembali dalam rahim ibu dan dilahirkan kembali, tetapi mengalami pembaharuan cara berpikir atau mengalami perubahan paradigma, atau perubahan sudut pandang. Ketika paradigma berubah maka nilai-nilai yang mendasari cara hidupnya juga berbeda.

Itu sebabnya untuk mengalami dan melihat Kerajaan Allah bukan nanti saat setelah kematian, tetapi saat terjadi perubahan cara berpikir yang baru. Sehingga kalau diterjemahkan tanpa bahasa alegoris, Yesus menjawab seperti demikian ; SESUNGGUHNYA JIKA ENGKAU INGIN MELIHAT DAN MENGALAMI CARA KERAJAAN SORGA BEROPERASI DALAM HIDUPMU, MAKA PARADIGMAMU HARUS DIPERBAHARUI.

Jadi dengan demikian sebenarnya ada dua paradigma dalam kehidupan ini, yang pertama paradigma Nikodemus atau paradigma duniawi dan yang kedua paradigma Yesus atau paradigma Kerajaan Sorga. Sedang arti “dilahirkan kembali” adalah memperbaharuhi cara pandang lama dengan cara pandang yang baru.

Itulah misi kedatangan Yesus Kristus ke dunia yaitu membawa perubahan agar seseorang dapat “melihat“ Kerajaan Sorga, atau melihat yang tak terlihat oleh mata jasmani (see the unseen). Pertanyaannya, sudahkah Anda dilahirkan kembali? Sudahkah Anda melihat yang tidak kelihatan, dan bagaimanakah caranya bisa mempunyai paradigma yang baru? (DD)

Questions :
1. Menurut Anda apa arti “dilahirkan kembali“?
2. Mengapa Nikodemus tidak mengerti maksud “dilahirkan kembali”? Apa akibat dari “dilahirkan kembali”?

Values :
Menjadi warga Kerajaan Sorga tanpa kelahiran kembali ibarat warga asing yang tak punya status warga negara, sehingga negara tidak wajib melindunginya.

Mata hanya menyerap informasi, melihat sesungguhnya dilakukan oleh pemahaman di otak. (Disadur Dari Sharing WhatsApp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here