Wali kota BTM : Warga Yang Abaikan Protokol kesehatan Akan Diberi Sanksi Tegas

0
76

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Melihat perkembangan penyebaran covid-19 di kota Jayapura yang kian meningkat, wali kota Jayapura Benhur Tomi Mano telah mengeluarkan instruksi tegas dalam memutus mata rantai virus corona.

Bahkan ia telah meminta kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jayapura menyiapkan rotan atau tongkat untuk mendisiplinkan masyarakat yang mengabaikan protokoler kesehatan yang telah ditetapkan.

“Sebab orang yang bandel harus dilawan juga dengan keras supaya ada terapi kejut. Karena selama ini kalau hanya dengan selebaran kertas tidak penting. Kerja bersih-bersih kota, pakai rompi itu meraka anggap hal biasa,” kata Wali Kota Benhur Tomi Mano, Selasa (4/8)

“Mungkin dengan pakai rotan ini bisa merubah disiplin serta perilaku warga Kota Jayapura. Karena mungkin mereka lebih menghormati tongkat yang pendek yang akan kena di tulang belakang atau kaki,”ujar BTM sapaan akrabnya.

BTM mengatakan, tindakan tegas itu dilakukan bagi warga kota yang tidak menggunakan masker ketika berada di luar rumah serta yang tidak mematuhi pembatasan waktu serta protokoler kesehatan.

“Kami akan bubarkan dengan tongkat tersebut,” tegasnya.

Menurutnya, penggunaan tongkat atau rotan dalam menertibkan masyarakat bukan mencontohi langkah India.

“Tapi juga tetap kami akan lakukan pendekatan humanis. Tongkat itu akan kita lakukan kepada orang-orang yang tidak disiplin untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Jayapura,” ujarnya.

Ditambahkannya, tindakan penertiban dengan menggunakan tongkat atau rotan akan dilakukan satu atau dua hari kedepan. Dan yang terpenting, orang yang memegang tongkat ini tidak dalam keadaan dipengaruhi alkohol.

“Jadi tidak langsung main pukul. Ada langkah-langkah yang kita akan atur. Mungkin dengan rotan tingkat penyebaran virus corona di Kota Jayapura dalam waktu satu atau dua minggu kedepan menurun, kita akan lepas atau simpan tongkat. Kalau lemah dengan surat tidak mempan. Ini salah satu cara,” pungkasnya.
(Gracio/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here