Gelar Coffee Morning, Pemprov Papua Bertekad Turunkan Angka Positif Covid-19 di Kota Jayapura

0
74

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Untuk menurunkan tingginya angka positif kasus positif covid-19 di kota Jayapura perlu adanya kerja sama dari semua pihak.

Hal ini di sampaikan Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal pada coffeemorning bersama Kepala Distrik, Lurah dan Kepala Kampung se kota Jayapura di Gedung Negara, Rabu, (5/8/2020).

“Karena angka positif covid-19 masih meningkat di kota Jayapura sehingga hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Kita sadar, tenaga medis dan pemerintah bukan penentu daripada menurunnya angka ini tetapi masyarakat itu sendiri,” kata Wagub.

Saat ini jelas Klemen, 28 Kabupaten di Papua sudah menerapkan adaptasi new nomal kecuali kota Jayapura. Untuk itu ia meminta, agar masyarakat harus sadar dan berubah pola pikir maka angka positif covid-19 bisa menurun.

“Kalau masyarakat masih kepala batu tidak menjalankan protoko kesehatan situasi ini semakin tidak terkendali, karena itulah kita samakan persepsi di hari ini,agar supaya kita bisa menekan penyebaran wabah ini,”ujarnya.

Ia juga meminta kepada para jurnalis untuk menjadi agen peruahan dalam pencegahan covid-19. Menurutnya, pekerjaan seorang wartawan sangat beresiko karena setaip hari bertemu dengan banyak orang, sehingga di harapkan tetap mengikuti protokol kesehatan
“Untuk itu saya minta kalian (wartawan) harus menjadi agen of change atau agen perubahan walaupun kalian buka satgas,” katanya.

Wali kota Jayapura Dr. Benhur Tomi Mano mengatakan, pihaknya akan memindak lanjuti apa yang telah disepakati bersama.

Ia menjelaskan, di kota Jayapura masih terdapat lima distrik dan delapan kampung yang masuk dalam zona merah covid-19. “Hasil coffe morning akan di tindak lanjuti untuk pengamanan bersama untuk mengendalikan covid-19 di wilayah kota Jayapura. Kita bekerja sama untuk mengendalikan peneyebaran virus ini,” kata wali kota Benhur Tomi Mano.

Perlu diketahui juga dalam kesempatan itu, pemkot Jayapura telah menyerahkan SKHotel Sahid Sebagai RS rujukan covid-19 dan telah direspon positif oleh Pemprov Papua dengan memberikan bantuan dana sebesar Rp. 5 Miliar. (Gracio/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here