KONI Papua : 75 Pelatih TC di Luar Papua Ikuti Bimtek

0
125
75 Pelatih dan Asisten Pelatih yang ada di luar Papua mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) tentan Penerapan dan Prinsip-Prinsip Dasar Kepelatihan dan Manfaat Periodisasi Bagi Pembinaan Atlet. (GM)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Sebanyak 75 Pelatih dan Asisten Pelatih yang ada di luar Papua mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) tentan Penerapan dan Prinsip-Prinsip Dasar Kepelatihan dan Manfaat Periodisasi Bagi Pembinaan Atlet.

Bimtek yang digelar oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua dengan tema Pelatih Unggul Atlet Juara berlangsung di Hotel Marcopolo Jakarta, selama empat hari mulai tanggal 1-4 Agustus 2020.

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI Papua, DR. Freddy Sokoy, S.Sos. M.Sos disela-sela pembukaan Bimtek mengatakan persiapan atlet Papua menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 tinggal setahun lagi. Oleh karenanya, dibutuhkan kerjasama antara pelatih, asisten pelatih dan KONI Papua.

“Ditengah pandemik virus Corona (Covid-19), KONI bersama pelatih, asisten pelatih bersama-sama mempersiapkan atlet yang akan bertarung pada PON XX,” kata Fredy, dalam rilis yang diterima oleh Lintas Papua.

Dirinya lebih lanjut katakan penyamaan persepsi dan pemahaman antara KONI, pelatih dan asisten pelatih terkait dengan periodisasi latihan dan kompetisi sangatlah penting untuk merumuskan skema pembinaan dan latihan bagi para atlet menjelang PON XX.

“Makanya bimtek ini lebih kepada sharing informasi dan ilmu bersama pelatih, asisten pelatih dan KONI Papua. Untuk mempersiapkan atlet Papua,” ujarnya.

Sokoy akui bahwa, akibat dari wabah Covid-19 menyebabkan Training Center (TC)/Pemusatan Latihan berjalan yang sudah digelar sejak tahun 2018 terpaksa diperpanjang. KONI Papua juga terpaksa melakukan rekonstruksi periodesasi latihan dan kompetisi.

Tahapan periodesasi yang sudah jalani para atlet PON Papua terpaksa dimulai kembali dari awal. “Ada 4 tahapan hingga menuju PON yakni persiapan umum, persiapan khusus, pra kompetisi dan kompetisi utama (PON). Kita sudah berada di tahap ketiga pra kompetisi. Namun karena terjadi wabah Corona maka terjadi pergeseran persiapan atlet menuju PON,” jelas Sokoy.

Pada kesempatan tersebut Freddy Sokoy memotivasi pelatih dan asisten pelatih untuk bekerja keras menyiapkan atlet-atlet Papua supaya meraih prestasi di PON.

“Mewakili Ketua KONI dan Sekum KONI Papua, kami mengajak semua pelatih dan asisten pelatih untuk bersama-sama menyiapkan atlet Papua untuk meraih prestasi di PON XX. Kitorang semua sama-sama berusaha untuk melahirkan prestasi terbaik sehingga tercatat dalam sejarah olahraga di Tanah Papua,” tandasnya. (GM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here