Persiapan Menantikan Kedatangan Tuhan Kembali

0
903

Persiapan Menantikan Kedatangan Tuhan Kembali

Kiriman dari:
Anonim

Frederik Tampi

A. Pendahuluan

Setiap orang yang hendak melakukan suatu tugas atau kegiatan apa saja, ia harus mempersiapkan segala sesuatu yang hendak dibawa serta, antara lain alat-alat yang berhubungan dengan tugas-tugasnya.

Begitu juga dengan seseorang yang hendak mengadakan perjalanan yang jauh maka ada persiapan barang-barang bawaannya yang dibawa serta dalam perjalanannya. Nah, hal yang sama juga dengan setiap orang percaya yang hendak menantikan kedatangan Tuhan kembali, maka ia harus ada persiapan-persiapan rohaninya.

B. Persiapan Rohani

“Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!” (Filipi 4:5)

Ada dua bagian yang akan saya bagikan pada ayat ini:

Tuhan sudah dekat (The Lord is at hand).

Berbicara tentang Tuhan sudah dekat di sini, berarti kita berbicara tentang kedatangan Tuhan kembali, tetapi belum terjadi, namun akan terjadi, dan kapan hal ini akan terjadi, kita semua tidak tahu. Nah, kita tahu bahwa kita sekarang berada pada akhir zaman. Nah, kapankah waktu akhir zaman itu dimulai atau waktu akhir zaman itu mulai diperhitungkan atau dinyatakan? Dan kapankah akhir zaman itu berakhir?

Akhir zaman itu mulai dinyatakan atau diperhitungkan yaitu pada waktu Yesus datang pertama kali. “Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi karena kamu baru menyatakan diri-Nya pada zaman akhir.” (1 Petrus 1:20). Sedangkan akhir zaman itu berakhir dan dinyatakan yaitu pada waktu Yesus datang kembali dan membangkitkan orang percaya. “Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.” (Yohanes 6:40). “Tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.” (Yohanes 6:44). Bandingkan ayat diatas dengan 1 Korintus 15:52; 1 Tesalonika 4:15-17.

Jadi, kehidupan kita ini berada di antara kedatangan Tuhan yang pertama kali, dan kedatangan kedua kali. Itulah yang disebut akhir zaman, bahkan kita sekarang sudah berada pada akhir dari zaman. Maka itu kita harus ada persiapan rohani yang berlipat ganda.
Kebaikan Hati (Moderation).

Kata kebaikan hati ini, kita akan lihat dulu dari beberapa refrensi Alkitab:
– “to epieikes hymōn gnōsthētō pasin anthrōpois. ho Kyrios engys”
– “Let your moderation be known unto all men. The Lord is at hand.” (KJV)
– “Let your forbearance be known unto all men. The Lord is at hand.” (ASV)
– “Let your gentleness be evident to all. The Lord is near.” (NIV)
– “Biarlah lembut hatimu diketahui oleh orang sekalian. Maka Tuhan ada dekat.” (TL)
– “Hendaklah semua orang dapat melihat sikapmu yang baik hati. Sebab tidak lama lagi Tuhan akan datang.” (BIMK)
Artinya:
*Epiekes = Moderation, Gentle, Patient = Sikap sedang, sikap tidak berlebih-lebihan, lemah lembut, sabar.
*Forbearance = Kesabaran, suka menahan hati/nafsu, bersabar hati.
*Gentleness = Kelemah-lembutan, lemah-lembut.

Kebaikan hati ini dapat dibagi pula dalam dua bagian:
a. Sikap hati atau sikap moral yang lemah-lembut, sabar, tahan nafsu, tidak berlebih-lebihan, sikap yang sedang-sedang.
“tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.” (1 Petrus 3:4). “tetapi hendaklah ia berdandan dengan perbuatan baik, seperti yang layak bagi perempuan yang beribadah.” (1 Timotius 2:10).

b. Berpenampilan dalam hal:
– Beribadah dan susunan ibadah itu tidak berlebih-lebihan dan over acting, tapi apa adanya, sopan dan teratur, dan bukan hanya secara formalitas ibadanya, tapi suasana ibadah itu terasa kuasanya.
“Peraturan-peraturan ini, walaupun nampaknya penuh hikmat dengan ibadah buatan sendiri, seperti merendahkan diri, menyiksa diri, tidak ada gunanya selain untuk memuaskan hidup duniawi.” ( Kolose 2:23). (Dikutip Dari Aplikasi Renungan Harian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here