Sambut Liga 1 Bergulir, Persipura Harap Tidak Ada Perubahan Jadwal

0
217

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Keputusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk melanjutkan kompetisi liga I tahun 2020 pada Oktober mendatang di sambut baik oleh semua klub. Kini tinggal menunggu jadwal lengkap dari PT Liga Baru Indonesia (LIB).

Sekretaris Umum Persipura Jayapura Rocky Bebena mengatakan, ketika kompetisi sudah bergulir, jangan sampai ada penundaan jadwal pertandingan.

Menurutnya, dalam situasi yang normal saja masih ada masalah dengan jadwal apalagi dalam kondisi sekarang ini. Sehingga pihaknya berharap agar jadwal bisa bisa di atur sebaik mungkin.

“Ketika satu pertandingan saja tertunda akan memperanguhi semua penjadwalan, yang kami inginkan adalah bila ada force majeure atau kejadian luara biasa lain kira-kira konsekuensinya seperti apa pertandinga itu tetap di lanjutkan atau di hentikan atau seperti apa Ini yang belum ada gambaran pasti dari federsi dan juga operator,” ujar Rocky, di Jayapura, Selasa, (14/7/2020).

Untuk itu, kata Rocky yang menjadi konsep kompetisi yang nantinya dijalankan oleh operator secepatnya di atur, “karena tidak mungkin ketika kami mempersiapkan tim tanpa proses TC terlebih dahulu,” katanya.

“Apalagi kita tahu bahwa kalau mau keluar masuk Papua saja harus butuh surat rapid test dan sebagainya ini juga perlu di pertimbangkan,”ungkap Rocky.

Usul Dua Stadion Untuk Laga Kandang

PSSI telah menyodorkan dua nama Stadion bagi Persipura Jayapura Sebagai home base dalam lanjutan liga I tahun 2020. Kedua stadion itu berada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Saat ini PSSI meminta kita (manajemen Persipura) untuk meriquest stadion yang akan digunakan sebagai home base, karena Dari PT Liga sudah meminta tim-tim yang ada di luar Pulau Jawa di arahkan untuk bermain di Yogyakarta,”katanya.

“Dua stadion yang disiapkan itu ialah Maguwoharjo dan Bantul, sehingga dari PT LIGA meminta kita untuk memlih dari kedua stadion itu,” jelasnya.

Kata Rocky, saat ini manajemen Persipura belum memutuskan untuk memilih karena, manajemen masih memperhitungkan segala konsikuensi dari sebuah keputusan.

“Dari PSSI meminta di Stadion Maguwoharjo sebab nanti akan diberikan akomodasi, namun dari berbagai pertimbangan, kami juga berharap bahwa pertandingan di pulau jawa tanpa penonton itu betul-betul di terapkan, yang di khawatirkan ketika pertandingan nanti tiba-tiba ada di susupi penonton ini yang harus di kaji oleh PSSI,” katanya.

PSSI sudah berencana akan menggelar kompetisi pada Oktober 2020 mendatang yang terpenting saat ini kata Rocky, ialah ijin keamanan, sehingga pihaknya meminta ada kepastian yang jelas dari gugus tugas selaku tim yang dibentuk pemerintah untuk mengatasi pandemic virus corona.

“karena tidak mungkin kompetisi digelar tanpa ada rekomendasi dari gugus tugas covid-19, beberapa hari lalu ketua gugus tugas covid-19 nasional tiba di Jayapura dan sudah menyampaikan hal itu bahwa, beliau akan mempertimbangkan kembali,”ujarnya. (Gracio)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here