Disbudpar dan DPRD Kabupaten Jayapura Tinjau Beberapa Spot Wisata yang Ada di Dua Distrik

0
318

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Jayapura bersama DPRD Kabupaten Jayapura meninjau beberapa spot wisata yang berada di Distrik Demta dan di Distrik Depapre, Rabu (1/7/2020) lalu.

Tinjauan ke beberapa spot wisata ini dipimpin oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Jayapura Joko Sunaryo beserta rombongan Disbudpar, juga turut ikut Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Jayapura Patrinus R. N. Sorontou.

Ada beberapa spot wisata yang ditinjau, yakni Pantai 1000 Cemara di Kampung Tarfia, Distrik Demta, kemudian di Distrik Depapre itu ada tiga lokasi yaitu Pantai Amay, Pantai Tablanusu dan Pantai Amayepa.
“Memang ada beberapa spot wisata di Kabupaten Jayapura yang kami lihat, ada banyak spot wisata di daerah ini, tetapi kemarin kami hanya jalan tinjau di dua distrik, yakni Demta dan Depapre. Pertama di Pantai 1000 Cemara yang terletak di Kampung Tarfia Distrik Demta, kemudian di Distrik Depapre itu ada di dua lokasi yaitu Pantai Amay Kampung Tablasupa dan Pantai Tablanusu Kampung Tablanusu,” ujar Waket II DPRD Kabupaten Jayapura Patrinus Sorontou ketika ditanya wartawan media online ini saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (8/7/2020).

Pantai 1000 Cemara, kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jayapura ini, direncanakan nantinya akan menjadi destinasi atau obyek wisata baru di Kabupaten Jayapura. Pihaknya mengaku pantai tersebut sudah mendapat persetujuan dari Ondoafi, tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh perempuan, untuk dijadikan obyek wisata baru.

“Itu sudah disepakati oleh Ondoafi, tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh perempuan, sehingga kami melakukan rapat bersama dengan mereka dan sepakat menjadikan tempat tersebut menjadi objek wisata baru di daerah ini,” katanya.

Selain itu, Patrinus Sorontou mengaku dalam peninjauan ke beberapa spot wisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bekerja sama dengan salah satu yayasan yang memiliki seorang konsultan.

“Ini juga bagian dari rencana agr di tahun 2021 pada pelaksanaan iven PON XX, tempat-tempat itu sudah harus disiapkan biar bisa dikunjungi. Jadi kami sangat butuh support dari Ondoafi dan para pemilik tempat ini agar tempat-tempat itu bisa cepat terbuka untuk dikunjungi,” beber Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Jayapura ini.

Lanjut Patrinus, dana yang di pakai untuk mengelola objek wisata ini dari APBN yang nantinya akan berkordinasi dengan Kementerian Pariwisata. Dalam tinjauannya ke Distrik Depapre itu di Pantai Amai, Pantai Amayepa serta Pantai Tablanusu.

“Untuk Pantai Tablanusu, kita sudah tahu kalau kampung itu sudah menjadi kampung wisata. Hanya sekarang bagaimana cara untuk mengelola kembali Pantai Tablanusu agar semakin ramai dikunjungi,” sambungnya.

Peninjauan lokasi ini merupakan bagian dari agenda Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura. “Jadi mereka itu mengundang kami untuk ikut dalam rombongan untuk melihat lokasi-lokasi yang akan dijadilan destinasi wisata baru,” bebernya.

“Kebetulan juga disana merupakan daerah pemilihan saya (Dapil IV) dan terpaksa saya juga harus turun bersama-sama Dinas Pariwisata, untuk membicarakan hal ini kepada masyarakat setempat,” tambah Wakil Ketua Rukun Anak Tanah Merah dan Anak Peranakan Tanah Merah (ATM-APTM).
Untuk itu, dirinya pun berharap agar masyarakat memberi dukungan terhadap program-program pemerintah yang bertujuan membangun perekonomian masyarakat ke arah yang lebih baik dari sektor pariwisata.
“Nantinya perekonomian masyarakat bisa lebih baik, lebih maju dengan memanfaatkan obyek wisata pantai yang ada. Hanya sekarang kita masih fokus pada pembangunan SDM masyarakat pantai agar bisa mengelola pantainya menjadi objek wisata,” tukas Patrinus Sorontou. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here