Wakil Bupati Keerom saat melakukan penyerahan APD kepada petugas kesehatan dari Puskesmas Arso III di Distrik Skanto, dr. Yani Cahyo Susilo. (Arief/LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom, dr. Ronny Situmorang mengatakan, bahwa  dalam rangka penanganan dan penanggulangan serta pencegahan covid-19 di Kabupaten kerom, pihak pemerintah daerah lewat dinas kesehatan kabupaten telah mengalokasikan senilai 8 miliar rupiah yang di peruntukan bagi penanganan covid-19 di Kabupaten Keerom.

Dana senilai delapan milIar rupiah tersebut ini, di peruntukan bagi pengadaan sejumlah apd atau alat pelindung diri seperti sarung tangan,masker medis, pembayaran insentif petugas medis, hand sanitaisher dan lain sebagai nya yang langsung di salurkan ke rumah sakit daerah kwaingga maupun puskesmas di kerom yang di sediakan bagi pelayanan pasien covid-19 di Kabupaten Keerom.

Lanjut dokter Ronny Situmorang, khusus di kabupaten kerom sampai awal juli tahun 2020 ini, warga yang positif covid-19 berjumlah 48 orang, sedangkan warga yang sembuh dari covid-19 berjumlah 25 orang sementara warga yang masih di rawat berjumlah 22 orang semua nya berada di rumah sakit kwaingga arso swakarsa distrik arso kabupaten kerom.

Di tambahkan dr. Ronny Situmorang,  terkait dengan himbauan pemerintah akan penggunaan masker di kerom selama pandemi corona sejak bulan maret sampai dengan akhir Juni kemarin, ternyata perlu di apresiasi oleh pemerintah daerah kabupaten kerom tapi juga tim gugus tugas penanangan covid-19 Keerom karena warga sangat sadar dan tertib gunakan masker dalam beraktifitas keluar rumah, maupun saat berolahraga dan berkendaraan di jalan baik pengguna roda dua maupun roda empat yang berdomisili di kabupaten Keerom.

Sementara itu hingga Rabu 1 juli 2020 jumlah pasien positif covid 19 di provinsi papua berjumlah 1.823 orang dan warga yang sembuh dari covid 19 berjumlah 879 orang. Dan wilayah yang paling tinggi kasus positif corona di Papua yaitu Kota Jayapura, lalu Mimika dan Kabupaten Jayapura.
(AN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here