Dampak Covid-19, 1830 Karyawan di Jayapura, Dirumahkan!

0
683
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Djoni Naa. Richard (LPC)
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Djoni Naa. Richard (LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) — Seribu delapan ratus tiga puluh karyawan, di Kota Jayapura, dirumahkan, oleh pihak perusahaan yang mengerjakan mereka. Akibat wabah pandemi virus Corona (Covid-19), melanda Kota Jayapura, sejak Maret lalu.

Ke-1830 karyawan itu dirumahkan sementara, dan akan kembali dipekerjakan lagi, hingga wabah pandemi Corona ini berlalu.

“Ya, sejak Maret kita dilanda wabah pandemi Covid-19, hingga di Juni ini, kami telah mendata, dan tercatat sebanyak 1830 karyawan yang telah dirumahkan oleh pihak perusahaan yang mengerjakan mereka,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Djoni Naa, kepada wartawan, Senin (08/06/2020), di Jayapura, Papua.

Sebut Djoni Naa, 1830 karyawan yang telah dirumahkan ini, terdata dalam daftar laporan, tertanggal 5 April 2020.

Disingung soal regulasi pendataannya, sebut Kepala Dinasker Kota Jayapura, dimana pihaknya mempedomani peraturan presiden (Perpres) Nomor 36 Tahun 2020 Tanggal 28 Februari 2020 tentang pengembangan kompetensi kerja melalui program kartu prakerja. Dan surat Sekretaris Jenderal Kementrian Ketenagakerjaan RI Nomor 1/247/HK.00.00/III/2020 tanggal 31 Maret tentang permintaan data ketenagakerjaan.

“Menindaklanjuti Perpres Nomor 36 Tahun 2020 Tanggal 28 Februari 2020 tentang pengembangan kompetensi kerja melalui program kartu prakerja dan surat sekretaris jenderal Kementrian ketenagakerjaan RI Nomor 1/247/HK.00.00/III/2020 tanggal 31 Maret tentang permintaan data ketenagakerjaan disampaikan data: pekerja atau buruh yang dirumahkan dan PHK dari dampak Covid-19 di Kota Jayapura sebanyak 1830 orang atau pekerja buruh per tanggal 5 April 2020,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura itu. (Richard/Lintas Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here