Juga Serahkan Bantuan Sembako Sebanyak 40 Paket

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Guna membantu meringankan beban pimpinan dan warga Jemaat Gereja Wibong I, Kampung Tablasupa, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura yang saat ini sedang melakukan pembangunan gedung gereja, maka ATM-APTM tergerak hatinya memberikan bantuan material guna kelancaran pembangunan gedung gereja Wibong I tersebut.

Selain menyerahkan bantuan material, Rukun ATM-APTM juga menyerahkan bantuan 40 paket sembako kepada pengurus gereja atau majelis jemaat, guru-guru, Ondoafi serta kepala suku yang ada di Wibong I, Kampung Tablasupa, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura.

Ketua Umum Rukun ATM-APTM, Yan Yap L. Ormuseray, didampingi Wakil Ketua Umum Rukun ATM-APTM,  Patrinus R. N. Sorontou, ketika menyerahkan secara simbolis bantuan sembako maupun ribuan bahan bangunan berupa 2.000 batu tela kepada pengurus gereja atau majelis jemaat Gereja Wibong I, para guru, Ondoafi dan kepala suku yang ada di Kampung Tablasupa, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura. (Irfa/LPC)

Penyerahan bantuan berupa bahan bangunan dan sembako dari ATM-APTM ini dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum Rukun ATM-APTM Yan Yap L. Ormuseray didampingi Wakil Ketua Umum ATM-APTM Patrinus R. N. Sorontou, dan diterima oleh perwakilan pengurus Gereja Wibong I, Kampung Tablasupa, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, pekan kemarin,

Ketua Umum Rukun ATM-APTM, Yan Yap L. Ormuseray melalui Wakil Ketua Rukun ATM-APTM Patrinus R. N. Sorontou usai penyerahan bantuan mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Rukun ATM-APTM kepada pengurus atau majelis Jemaat Gereja Wibong I yang saat ini sedang membangun gedung gereja.

“Hari ini kami dari Rukun ATM-APTM hadir di lokasi pembangunan gedung gereja ini, karena panggilan bersama dan tanggung jawab kita untuk membangun Rumah Tuhan,” tegas Patrinus Sorontou yang juga Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Jayapura kepada wartawan media online ini, kemarin.

Dikatakan Patrinus, dengan diserahkannya bantuan ini diharapkan pembangunan gedung Gereja Wibong I dapat segera selesai, sehingga umat bisa beribadah di Rumah Tuhan.

“Kami dari Rukun ATM-APTM itu merupakan solidaritas masyarakat, yang selalu memberikan bantuan kepada masyarakat di pesisir pantai. Tujuannya kenapa di pesisir pantai, karena kami adalah bagian dari anak-anak Tanah Merah yang ada menjadi pejabat di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua maupun yang ada di kabupaten-kabupaten lain di Papua. Kami biasanya bersatu untuk membantu masyarakat, jadi kemarin kami selesai dari Kampung Meukisi, kami dapat pemberitahuan dari panitia pembangunan gedung gereja Wibong I yang meminta bantuan bahan material berupa batu tela, sehingga kami siapkan 2.000 batu tela,” katanya.

“Harapan kami secepatnya gedung gereja ini bisa dibangun dan jemaat bisa beribadah lagi setelah pandemi Covid-19 ini berakhir. Ini adalah tanggung jawab kita bersama dan pasti anak-anak Tuhan akan melihat juga dan akan membantu,” ujar Patrinus menambahkan.

Selain memberikan bantuan bahan bangunan, kata Patrinus, pihaknya juga memberikan bantuan sembako kepada para pengurus atau majelis jemaat, para guru, Ondoafi serta kepala suku yang ada di Wibong I Kampung Tablasupa, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura. Patrinus juga menuturkan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Rukun ATM-APTM kepada pengurus gereja atau majelis jemaat, guru-guru, Ondoafi dan kepala suku yang terkena dampak wabah Covid-19.

“Selain menyiapkan 2.000 batu tela, pak ketua kami juga menyiapkan lagi 40 paket sembako untuk 23 orang pengurus atau ajelis jemaat gereja, kemudian kepada guru-guru, Ondoafi dan kepala suku yang ada di Tablasupa. Semoga dengan adanya bantuan ini dapat menunjanng aktivitas pengurus gereja, guru-guru, Ondoafi dan kepala suku di tengah pandemi ini,” ungkap pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jayapura.

“Walaupun terbatas, diharapkan bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terkena dampak Covid-19,” tutup Politisi PDI Perjuangan Kabupaten Jayapura ini. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here