Buka Layanan Perekaman KTP-el, Petugas Disdukcapil Gunakan APD Layani Masyarakat

0
226
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Jayapura, Heral Berhitu, S.Pd., saat diwawancara. (Irfan /LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Petugas di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jayapura, Papua, terpaksa menggunakan jas hujan sebagai pengganti alat pelindung diri (APD) standar yang hingga saat ini masih mengalami keterbatasan, termasuk di tempat-tempat pelayan yang ada di Disdukcapil Kabupaten Jayapura.

Bahkan di Disdukcapil Kabupaten Jayapura, yang sudah mulai membuka pelayanan kepada masyarakat, petugas terpaksa menggunakan APD yang dibuat sendiri dari bahan yang bukan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena terbatasnya APD yang dimiliki.

“Sudah kita mulai buka pelayanan sejak minggu lalu. Karena kita tidak ada APD, maka petugas kita yang bertugas untuk melayani masyarakat khususnya untuk perekaman KTP elektronik itu menggunakan jas hujan sebagai APD,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Jayapura, Heral Berhitu, S.Pd, saat ditemui wartawan di Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (13/5).

Lanjut Heral, sebelumnya pihaknya menghentikan sementara semua jenis pelayanan termasuk kegiatan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Namun untuk tetap melayani masyarakat terkait dengan permintaan perekaman KTP-el, pihaknya kemudian berupaya untuk kembali melakukan perekaman. Hanya saja dalam pelayanan itu mereka menggunakan alat pelindung diri yang terbuat dari jas hujan.

“Memang kita sempat menghentikan semua pelayanan, tetapi untuk KTP-el kita putuskan untuk tetap berlangsung pakai alat pelindung diri,” katanya.

Menurut Heral, tingginya aktivitas masyarakat di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang mengurus berbagai jenis dokumen kependudukan telah membuat pihaknya untuk mengambil kebijakan menghentikan sementara pelayanan tatap muka atau pelayanan langsung dan diganti dengan pelayanan melalui sistem online.

Pelayanan sistem online ini sampai saat ini masih berjalan, yang mana pelayanan itu dilakukan melalui nomor Whatsapp (WA) yang sudah disediakan oleh pihak Disdukcapil.

“Intinya, kami tetap melakukan pelayanan untuk penerbitan berbagai dokumen kependudukan. Tetapi, persyaratannya itu bisa dikirim melalui nomor Whatsapp (WA) yang sudah kami siapkan,” tukasnya. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here