Serap Aspirasi, Piet Terima Keluhan Warga Soal Kesulitan Memasarkan Hasil Kebun dan Laut

0
240
Sekretaris Fraksi PKB DPRD Kabupaten Jayapura, Piet Hariyanto Soyan ketika menyerahkan bantuan sembako kepada warga di Kampung Demta, Distrik Demta, Kabupaten Jayapura ketika melakukan reses pada Minggu (10/5/2020). (Irfan /LPC)

Reses di Kampung Demta dan Ifale, Piet Hariyanto Soyan Juga Bagikan Sembako

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Sekretaris Fraksi PKB DPRD Kabupaten Jayapura, Piet Hariyanto Soyan menggelar serap aspirasi dalam agenda reses di Kampung Demta, Distrik Demta dan di Kampung Ifale, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (10/5/2020).

Saat menyerap aspirasi warga, politisi PKB ini mendapatkan sejumlah keluh kesah warga di daerah pemilihan (Dapil) II Kabupaten Jayapura teersebut.

“Kegiatan kemarin itu di dua Kampung itu menjadikan kesempatan warga untuk menyampaikan keluh kesahnya, mereka berharap anggota DPRD Kabupaten Jayapura bisa mengupayakan pemasaran produk hasil kebun maupun laut,” kata Piet Hariyanto Soyan dalam rilisnya yang diterima wartawan media online ini, Senin (11/5/2020) malam.

Lebih lanjut, Piet Hariyanto Soyan mengatakan bahwa hal itu tidak beralasan, karena masih banyak hal yang menghambat pendapatan ekonommi bagi masyarakat kampung dilihat dari berbagai sektor, salah satunya masyarakat banyak kesulitan dalam memasarkan hasil kebun dan laut.

“Reses kami sudah lakukan dan juga menyerap aspirasi masyarakat di tengah masa pandemi wabah Covid-19. Diantaranya masyarakat banyak kesulitan dalam hal memasarkan hasil kebun maupun hasil laut mereka ke pasar. Untuk itu, diharapkan kepada pemerintah Kabupaten Jayapura agar dapat memberikan solusi bagi masyarakat, guna tetap dapat bertahan hidup dalam mengelola perekonomian lewat penjualan hasil kebun dan laut. Sehingga dapat menunjang kebutuhan pokok dari semua lapisan masyarakat di daerah ini,” kata Piet Hariyanto Soyan.

Selain itu, Piet mengatakan warga juga berharap komitmen pemerintah untuk menanggulangi resiko non bencana Covid-19 direalisasikan semaksimal mungkin.

Piet mengatakan, dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Jayapura agar mereka dapat memenuhi kebutuhan makan harus kembali berkebun dan bercocok tanam sesuai dengan anjuran pemerintah Kabupaten Jayapura. Karena untuk berkebun dan bekerja cocok tanam, masyarakat butuh makan itu bukan imbauan belaka, dimana tidak semua masyarakat dapat menikmati dana 100 juta rupiah yang bersumber dari alokasi dana kampung (ADK).

“Jangan hanya memberi perintah untuk kembali berkebun tanpa memberikan solusi. Kemudian hasil laut dan kebun mau di pasarkan kemana,” tegasnya.

Pria yang juga Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jayapura ini juga menyebut momen reses tersebut bertujuan untuk menggali potensi problem pembangunan di kampung.

Masyarakat, kata diaa, secara langsung dapat menyampaikan keluh kesah serta usulan permasalahan pembangunan untuk kemajuan wilayahnya.

“Semoga reses yang saya lakukan ini berjalan sukses dan lancar, serta saya akan lanjuti secara serius aspirasi dari masyarakat itu, saya sebagai wakil rakyat semoga bisa amanah,” tandasnya.

Piet kembali mengatakan, jika reses ini sebagai media untuk menjaring aspirasi masyarakat, ditambah lagi saat ini sedang menghadapi dampak pandemi Covid-19.

Dirinya juga menuturkan, menyempatkan diri untuk mengunjungi dua kampung yakni Kampung Demta dan Kampung Ifale.

Selain mengunjungi dua kampung untuk menyerap aspirasi masyarakat, pihaknya juga memberikan bantuan berupa paket sembako yang isinya beras, minyak goreng, minyak tanah, mie instan, dan sayur-sayuran Serta beberapa kebutuhan pokok lainnya.

Wakil rakyat dari PKB ini juga memberikan sembako kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini, pihaknya juga menyerap aspirasi masyarakat.

“Justru reses di masa pencegahan wabah Covid-19 ini harus gencar dilakukan, jadi tidak hjanya menyerap aspirasi dari masyarakat seperti biasanya. Tetapi, juga menyerap aspirasi berkaitan dalam menghadapi pandemi Covid-19,” ujarnya.

“Jadi dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, kami bagikan sembako yang merupakan bagian dari dana reses tersebut, yang mana dana reses kami belanjakan paket sembako itu sebesar 29 juta rupiah,” pungkasnya. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here